Kondisi jantung seperti miokarditis virus perlu dipertimbangkan ketika Anda mengalami nyeri dada, tetapi bukan batuk ketika Anda sedang flu. Miokarditis virus umumnya terlihat pada pasien muda dan sering didahului oleh gejala infeksi virus, seperti demam, malaise, kelesuan umum, atau gejala gastrointestinal seperti mual dan muntah, setelah itu timbul palpitasi, nyeri dada, dyspnoea dan oedema. Pemeriksaan fisik dapat mengungkapkan takikardia yang tidak paralel dengan derajat demam, serta berbagai jenis aritmia, bunyi jantung ketiga atau murmur, dan juga tanda-tanda gagal jantung seperti kemarahan vena jugularis, ronki pulmonal, hepatomegali, dan oedema. EKG sering menunjukkan perubahan ST-T dan berbagai jenis aritmia, dengan dominasi aritmia ventrikel dan blok atrioventrikular. Ekokardiografi dapat menunjukkan fungsi ventrikel kiri hipo-diastolik, gerakan dinding ventrikel segmental atau difus. Peningkatan troponin dan kreatin kinase jantung, peningkatan sedimentasi darah dan peningkatan protein C-reaktif sensitivitas tinggi dapat membantu dalam diagnosis.