Tidak seperti orang dewasa, bayi tidak dapat mengekspresikan diri mereka melalui komunikasi verbal, jadi ketika beberapa kebutuhan fisik mereka tidak terpenuhi atau ketika mereka merasa tidak enak badan, mereka akan mengekspresikan diri mereka melalui tangisan, dan orang tua harus memperhatikan hal ini dan fokus pada area berikut. Pertama-tama, ketika anak Anda menangis, Anda harus mempertimbangkan apakah ia lapar. Bayi yang disusui dapat makan sebanyak atau sesedikit yang mereka inginkan sesuai permintaan. Bayi yang diberi susu formula perlu mengontrol jumlah asupan susu formula sesuai dengan waktu dan usia. Kedua, bayi juga dapat menangis ketika mereka merasa tidak enak badan, misalnya ketika suhu di dalam rumah tinggi atau rendah. Bayi juga dapat menangis ketika mereka buang air kecil dan popok atau popoknya tidak diganti tepat waktu. Terakhir, jika bayi Anda masih menangis setelah Anda mengesampingkan tindakan di atas, Anda harus mempertimbangkan apakah ada penyakit yang menyebabkan bayi menangis. Misalnya, penyakit seperti perut kembung, gangguan pencernaan, penumpukan makanan, dan demam perlu diselidiki.