Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Rekonstruksi Payudara

Jika Anda menderita karena kehilangan salah satu atau kedua payudara, operasi rekonstruksi payudara akan mengembalikan bentuk payudara Anda seperti semula, dan Anda akan mendapatkan kembali rasa percaya diri dalam hidup dan melewati masa-masa sulit dengan lancar. Rekonstruksi payudara, yaitu menggunakan jaringan atau prostesis Anda sendiri dan pengganti lainnya, untuk membangun kembali bentuk payudara, dapat dibagi menjadi dua jenis rekonstruksi payudara dan rekonstruksi payudara pasca-eksisi. 1 . Siapa yang cocok untuk rekonstruksi payudara? Jika Anda memenuhi persyaratan berikut, Anda mungkin cocok untuk rekonstruksi payudara: (1) Setelah operasi kanker payudara, termasuk mastektomi radikal yang dimodifikasi, mastektomi radikal, mastektomi parsial dengan diseksi limfatik; (2) Setelah eksisi benjolan payudara jinak, termasuk mastektomi parsial atau total; (3) Kehilangan payudara yang traumatis; (4) Kelainan bentuk payudara unilateral atau bilateral bawaan; (5) Anda memiliki beban psikologis yang berat karena kehilangan payudara unilateral atau bilateral; (6) Anda memiliki tingkat beban psikologis yang tinggi karena kehilangan payudara; (7) Anda memiliki beban psikologis yang tinggi karena kehilangan payudara; (8) Anda memiliki beban psikologis yang tinggi karena kehilangan payudara; (9) Anda memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara. (5) Anda memiliki beban psikologis yang berat karena kehilangan payudara unilateral atau bilateral, yang secara serius mempengaruhi kehidupan Anda. 2 . Apa yang harus saya lakukan sebelum operasi? Hal pertama yang perlu Anda tentukan adalah apakah Anda benar-benar ingin melakukan rekonstruksi payudara. Rekonstruksi payudara adalah operasi yang relatif besar dan memiliki tingkat risiko tertentu, jadi Anda harus siap secara psikologis sebelum operasi. Kedua, Anda perlu mempersiapkan informasi sebelumnya tentang penyakit payudara, termasuk operasi morbiditas sebelumnya, jenis benjolan payudara yang patologis, stadium tumor, metode pembedahan, apakah ada pembedahan getah bening, apakah ada radioterapi sebelum dan sesudah operasi dan proses spesifiknya, apakah ada riwayat keluarga, dan sebagainya. 3 . Metode mana yang harus dipilih untuk rekonstruksi payudara? Setelah Anda dirawat di rumah sakit, dokter bedah Anda akan memilih rencana rekonstruksi payudara yang terbaik untuk Anda sesuai dengan jumlah jaringan payudara yang hilang, tinggi badan, berat badan, volume payudara yang berlawanan, jumlah jaringan lokal, radioterapi lokal, dan kondisi spesifik lainnya. Secara umum, rekonstruksi payudara dibagi menjadi tiga jenis pembedahan: transplantasi jaringan autologus, implantasi, dan kombinasi transplantasi jaringan autologus dan implantasi. Pilihan prosedur ini merupakan prosedur yang kompleks dan tergantung pada penerimaan Anda terhadap implan payudara dan kondisi tubuh Anda sendiri. Misalnya, jika Anda memiliki dinding perut yang longgar yang menyediakan volume jaringan yang cukup, Anda dapat mempertimbangkan donor perut untuk cangkok jaringan autologus, sedangkan jika Anda memiliki dinding perut yang rata atau sedot lemak pada dinding perut, Anda dapat mempertimbangkan punggung, bokong, atau ekstremitas bawah sebagai donor, dan seterusnya. 4 . Rekonstruksi segera atau rekonstruksi payudara fase II pasca-eksisi? Rekonstruksi segera berarti bahwa saat ahli onkologi mengangkat payudara Anda, ahli bedah plastik membuat payudara baru untuk Anda. Pendekatan ini memungkinkan Anda untuk menghindari trauma operasi kedua dan tekanan psikologis akibat kehilangan payudara, serta mengurangi beban keuangan, tetapi kurang dapat diterapkan dibandingkan dengan rekonstruksi payudara dua tahap. Rekonstruksi payudara tahap II mengacu pada rekonstruksi payudara setelah periode operasi pengangkatan payudara. Pilihan spesifik rekonstruksi payudara tergantung pada kondisi spesifik penyakit dan kondisi fisik Anda. 5. Berapa lama setelah mastektomi, saya dapat menjalani rekonstruksi payudara? Kami umumnya merekomendasikan Anda untuk melakukan rekonstruksi payudara satu tahun setelah radioterapi. Yang paling penting adalah bahwa rekonstruksi payudara harus dilakukan dengan alasan bahwa Anda telah siap secara psikologis. 6. Apakah rekonstruksi payudara berisiko? Dalam kasus rekonstruksi payudara, komplikasi yang lebih serius adalah nekrosis parsial atau total pada flap kulit, tetapi kami memiliki banyak pengalaman di bidang ini, jadi meskipun hal itu terjadi, kami akan mengambil tindakan yang tepat. 7. Apakah rekonstruksi payudara akan memengaruhi pemeriksaan dan pengobatan kanker payudara dan meningkatkan risiko kekambuhan? Secara umum, transplantasi jaringan autologus tidak akan memengaruhi peninjauan dan kekambuhan kanker payudara, dan pemeriksaan pra-operasi kami terhadap Anda juga akan meninggalkan data kontrol untuk peninjauan pasca-operasi. Anda tetap harus mengikuti saran dokter spesialis onkologi Anda untuk pemeriksaan rutin dan pengobatan lanjutan. 8 . Kapan saya dapat melakukan rekonstruksi puting dan areola setelah rekonstruksi payudara? Rekonstruksi puting dan areola biasanya dilakukan 3-6 bulan setelah operasi pertama. Apakah bentuk payudara yang direkonstruksi akan berubah di masa depan? Pada kasus rekonstruksi cangkok jaringan autologus, elastisitas flap kulit, ketegangan kulit, dan kekenduran jaringan akan berkurang seiring waktu, dan payudara yang direkonstruksi akan menjadi semakin alami.