Melalui apa campak ditularkan?

Campak sangat menular dan menyebar terutama melalui droplet dan kontak langsung dengan sekresi pernafasan dari penderita campak. Penularan droplet adalah cara penularan utama, saat pasien berbicara, batuk atau bersin, menyebabkan virus campak masuk ke udara dan menyerang tubuh normal melalui mulut, tenggorokan, hidung atau konjungtiva mata. Dengan demikian, campak relatif mudah ditularkan dan manusia adalah satu-satunya inang bagi virus campak. Virus campak memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah di luar tubuh manusia dan dalam lingkungan udara yang cair, hanya bertahan setengah jam di bawah sinar matahari. Oleh karena itu, ventilasi ruangan setiap hari dan pengeringan pakaian dan selimut secara teratur dapat secara efektif mencegah virus campak berkembang biak. Orang dengan kekebalan tubuh yang rendah dapat memperkuat tubuh mereka melalui olahraga dan terapi diet di kemudian hari untuk mengurangi kemungkinan infeksi campak. Gejala infeksi campak sering kali meliputi batuk, pilek, demam dan mata merah, dengan ruam yang menyebar dari atas ke bawah. Jika Anda terkena campak, Anda harus segera mencari pengobatan simtomatik di bawah pengawasan medis untuk menghindari komplikasi serius.