Urtikaria kolinergik, yang penyebab pastinya belum sepenuhnya dipahami, biasanya tidak disebabkan oleh kekebalan tubuh yang buruk. Sebaliknya, hal ini dianggap terkait dengan faktor keseharian, faktor diet, kondisi mental, dan penyakit tertentu.
Urtikaria kolinergik disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh, misalnya konsumsi minuman beralkohol, makanan yang terlalu panas, makanan yang mengiritasi, olahraga berat, mandi air panas, mengenakan pakaian yang terlalu tebal, kegembiraan emosional, kegugupan, depresi, dan lain-lain, yang dapat menyebabkan ruam kulit yang gatal.
Selain itu, pasien dengan penyakit atopik, seperti dermatitis atopik, asma bronkial, dan rinitis alergi, biasanya memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami urtikaria. Namun, urtikaria kolinergik biasanya tidak dianggap disebabkan oleh kekebalan tubuh yang rendah, melainkan karena disfungsi kekebalan tubuh, atau adanya alergi, ditambah dengan berbagai pemicu yang menyebabkan urtikaria.
Urtikaria kolinergik adalah penyakit yang dapat sembuh sendiri, dan setelah munculnya urtikaria kesemutan, urtikaria ini dapat mereda dengan sendirinya, biasanya dalam waktu setengah jam hingga satu jam, tetapi akan kambuh lagi. Jika rasa gatal dan perih pada kincir angin tidak dapat dihilangkan dalam waktu yang lama, atau disertai dengan gejala seperti sesak dada, sesak napas, pusing, sakit perut, dan lain-lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu.