Mati rasa di tangan dan kaki pasien dengan infark serebral sebagian besar ditemukan di thalamus, kapsul internal dan area lainnya. Untuk mati rasa di tangan dan kaki pasien dengan infark serebral, pengobatan umumnya mencakup dua aspek berikut ini: Pertama, obat-obatan, seperti vitamin B1, methylcobalamin atau faktor pertumbuhan saraf tikus, dapat diberikan kepada pasien untuk pengobatan. Pada saat yang sama, pasien dapat diberikan pijatan anggota tubuh yang sesuai atau akupunktur dalam pengobatan Tiongkok. Hal ini dapat melancarkan sirkulasi darah pada anggota tubuh pasien dan meningkatkan suplai darah ke otot-otot pasien, sehingga membantu meringankan gejala mati rasa di tangan dan kaki. Kedua, untuk pengobatan prognosis pasien dengan infark serebral, terutama dianjurkan untuk memberikan pencegahan sekunder kepada pasien. Misalnya, pasien disarankan untuk mengonsumsi aspirin oral jangka panjang untuk terapi agregasi anti-platelet. Statin juga harus diberikan kepada pasien dengan tujuan menstabilkan plak. Selain itu, kondisi yang mendasari pasien seperti tekanan darah dan gula darah harus dikontrol, terutama untuk mencegah pasien mengalami serangan otak sekunder.