Krisis miastenia gravis dapat diobati dengan intubasi trakea, ventilasi bantuan buatan, penghambat kolinesterase, dan pertukaran plasma. Krisis miastenia gravis merupakan penyebab utama kematian pada pasien miastenia gravis, yang disebabkan oleh memburuknya gejala kelemahan otot pernapasan dan faring, ventilasi yang tidak memadai, serta peningkatan sekresi saluran napas yang menghalangi jalan napas. Oleh karena itu, intubasi trakea harus dilakukan tepat waktu dan bantuan pernapasan buatan harus diberikan untuk memperbaiki gejala hipoventilasi pasien. Pertukaran plasma dini atau terapi kejut metilprednisolon juga dapat digunakan untuk mengatur kekebalan tubuh. Secara keseluruhan, krisis miastenia gravis adalah keadaan darurat yang sangat kritis, harus segera dibawa ke departemen neurologi rumah sakit, di bawah bimbingan dokter profesional yang memiliki standar diagnosis dan pengobatan, agar tidak menunda kondisi tersebut.