Kelemahan otot mata dapat merupakan jenis miastenia gravis yang disebut miastenia gravis okulomuskular, atau dapat juga disebabkan oleh kelainan lain, seperti kelumpuhan saraf motorik.
Miastenia gravis adalah penyakit autoimun dengan gangguan transmisi pada persimpangan saraf-otot. Penyakit ini merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingkat kelelahan yang tinggi pada otot rangka yang terpengaruh, hilangnya kekuatan otot secara signifikan setelah kontraksi jangka pendek, dan pemulihan sementara kelemahan otot setelah beristirahat dan penggunaan obat antikolinesterase.
Miastenia gravis okular didiagnosis apabila gejalanya terbatas pada kelopak mata atau otot ekstraokular. Gejala miastenia gravis okulomotor yang paling umum adalah diplopia dan ptosis, yang dapat terjadi secara bilateral, bergantian pada kedua mata, atau unilateral.
Kelemahan otot okular juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, seperti ptosis dan diplopia pada kasus kelumpuhan saraf motorik, tetapi dapat dibedakan dengan elektromiografi, tes kelelahan, dan tes neostigmin.
Siapa pun yang menderita kelemahan otot mata atau miastenia gravis harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan dini setelah diagnosis yang jelas.