Ada berbagai jenis dan tahapan penyumbatan jantung, dan waktu bertahan hidup tergantung pada tingkat keparahan kondisi dan individu, jadi tidak ada generalisasi yang bisa dibuat. Jantung yang sehat memiliki ritme dan urutan konduksi yang teratur. Blok konduksi umum yang terjadi setelah konduksi abnormal meliputi blok atrioventrikular, blok nodus sinus dan blok intraventrikular. Blok atrioventrikular dapat diklasifikasikan sebagai blok derajat I, blok derajat II tipe 1 atau tipe 2 dan blok derajat III. Pasien dengan blok tipe I dan tipe II 1 tidak berpengaruh pada harapan hidup, sedangkan blok tipe II 2 dapat menyebabkan sinkop, palpitasi dan ketidaknyamanan lainnya. Pasien dengan blok tipe III mungkin memerlukan alat pacu jantung permanen, tetapi hal ini tidak memiliki efek yang signifikan pada harapan hidup. Pasien dengan blok tipe 3 mungkin memerlukan alat pacu jantung permanen, tetapi hal ini tidak akan berdampak secara signifikan pada harapan hidup. Disarankan agar pasien yang mengalami ketidaknyamanan harus segera memeriksakan diri ke departemen kardiologi rumah sakit dan melakukan pengobatan aktif untuk memperpanjang kelangsungan hidup mereka secara efektif.