Ketika seorang pasien mengalami gendang telinga pecah, hal ini sering menyebabkan tingkat ketulian. Ketulian yang disebabkan oleh gendang telinga yang pecah sering kali merupakan ketulian konduktif. Lokasi, ukuran, dan area pecahnya gendang telinga akan bervariasi dan menyebabkan perbedaan individu dalam tingkat gejala ketulian. Beberapa pasien dengan perforasi gendang telinga kecil mungkin hanya mengalami gangguan pendengaran ringan, yang tidak berdampak signifikan pada pekerjaan dan kehidupan sehari-hari mereka, sementara beberapa pasien dengan perforasi gendang telinga yang lebih besar dan perforasi gendang telinga yang lebih panjang mungkin mengalami gangguan pendengaran yang signifikan, yang mungkin berdampak negatif pada pekerjaan sehari-hari mereka, kehidupan dan belajar. Perforasi gendang telinga juga sering disebabkan oleh faktor peradangan di telinga tengah atau trauma pada telinga, dan beberapa pasien mungkin memerlukan operasi perbaikan gendang telinga lebih lanjut.