Pengobatan disfungsi blepharospasme

Disfungsi kelenjar meibom (Meibomian Gland Disfunction/MGD) adalah kelainan permukaan mata yang sangat umum terjadi pada kulit berminyak dan individu yang lebih tua, serta merupakan penyebab utama mata kering yang menguap secara berlebihan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pada tahap awal MGD, komposisi lipid dari kelenjar air mata yang disekresikan tidak normal, dimanifestasikan oleh peningkatan asam lemak bebas, yang membentuk busa dan memengaruhi stabilitas lapisan air mata, penurunan ester lilin dan peningkatan ester kolestrol, yang meningkatkan viskositas dan menyumbat duktus, sehingga memberikan substrat yang diperlukan untuk kolonisasi bakteri. Beberapa penelitian menemukan bahwa Staphylococcus epidermidis cholesteryl esterase dan fatty wax esterase dapat mengurai lipid kelenjar kelopak mata, menciptakan metabolit yang mengiritasi batas kelopak mata dan memperparah ketidaknyamanan mata pada pasien dengan MGD. pasien dengan MGD sering mengalami kekurangan air mata, yang menyebabkan ketidakstabilan lapisan air mata, meningkatkan laju penguapan lapisan air mata, dan meningkatkan osmolaritas air mata. Faktor risiko tambahan untuk MGD termasuk lupus eritematosus dan rosacea. Gejala yang umum terjadi adalah kemerahan, gatal, kekeringan, fotofobia, air mata berair, sensasi terbakar, sensasi benda asing, penglihatan yang berfluktuasi, kelelahan penglihatan, dan gejala ketidaknyamanan mata lainnya. Obstruksi pembukaan kelenjar kelopak mata merupakan penyebab umum disfungsi kelenjar kelopak mata. Obstruksi pembukaan kelenjar kelopak mata dapat secara langsung atau tidak langsung menyebabkan perubahan kuantitas dan kualitas sekresi kelenjar kelopak mata, yang mengakibatkan tekanan lapisan air mata yang tidak stabil dan penurunan lipid yang dapat menyebabkan penguapan air mata yang lebih cepat sehingga menyebabkan kekeringan pada permukaan mata. Pada pemeriksaan mata, kelopak mata terlihat padat, tidak beraturan, menebal, dengan batas posterior tumpul dan akar bulu mata bersisik; lubang kelenjar kelopak mata terlihat menonjol, bergeser, dengan batas yang tidak jelas, kapiler di sekitarnya melebar, terhalang sekresi lipid berwarna kuning dan keluarnya cairan berwarna putih kekuningan, berbentuk butiran atau seperti pasta gigi dari lubang kelenjar kelopak mata saat kelopak mata dipencet. Tanda-tanda lain yang umum terjadi adalah chalazion, kalkulus konjungtiva, kongesti konjungtiva, hiperplasia papilomatosa, pewarnaan belang-belang pada kornea, dan pada kasus yang parah, kekeruhan pembuluh darah kornea, ulserasi kornea, serta ektropion kelopak mata. Penanganan: 1. Bersihkan batas kelopak mata: gunakan larutan asam borat 3%, atau injeksi natrium klorida 0,9% untuk membersihkan batas kelopak mata dan bulu mata setempat. Jika terdapat kotoran yang mengendap di tepi kelopak mata pada malam hari, membersihkan kelopak mata di pagi hari akan lebih efektif. 2. Kompres panas untuk mata: Jika kelenjar kelopak mata tersumbat, oleskan kompres panas dengan memasukkan 15-20g bubuk xuanming ke dalam baskom, menuangkan sekitar 500ml air mendidih, memasukkan handuk katun dan membiarkannya pada suhu sekitar 37-400C (lemak kelopak mata berbentuk cair pada suhu kamar, dengan titik leleh 19,5-32,90C.), peras, lipat menjadi kotak, tutup mata pasien, dan letakkan handuk di mata dengan kedua tangan setelah kompres panas asli, lalu ganti handuk saat sudah dingin. ~sampai 2 kali. 3. Peras kelopak mata: oleskan kompres panas pada kelopak mata selama 3 sampai 5 menit untuk melembutkan sekresi kelenjar kelopak mata, kemudian letakkan jari pada permukaan kulit kelopak mata yang relatif terhadap kelenjar kelopak mata, putar sambil mendorong ke arah batas kelopak mata untuk mengeluarkan sekresi. 4. Obat tetes mata: obat tetes mata antibiotik: pilihlah gel mata levofloksasin, siprofloksasin, bacitracin, obat tetes mata klindamisin; tetes natrium diklofenak atau tetes deksametason tobramisin, 3 kali sehari selama 1 sampai 2 minggu (perhatikan tekanan intraokular); bersama dengan natrium vitrate, atau tetes polivinil alkohol. 5. Pengobatan oral dengan obat herbal Cina: Huang Lian 5g Sclerotinia 10g Poria 10g Fa Han Xia 10g Chen Pi 6g Licorice 3g. 10g Radix Scutellariae 10g Xuan Shen 10g untuk mata terbakar, mulut pahit dan tenggorokan kering; 6g Cicadelle 6g Thornbush 10g Fructus Anemarrhenae 10g Radix Dicotyledon 10g Krisan 10g untuk mata kering; 10g Xuan Shen 10g Madonna 10g untuk mata kering. 1 dosis setiap hari, 2 kali dengan air. 6. Pencegahan dan perawatan: Jaga kebersihan mata dan hindari iritasi oleh angin, pasir dan asap; perhatikan pengaturan pola makan, jangan terlalu banyak makan makanan pedas dan jangan minum alkohol.