Banyak orang bergumul dengan pertanyaan apakah berhubungan intim saat suami sedang pilek berpengaruh pada kehamilan, dan jawabannya adalah ya. Besar kecilnya pengaruhnya terhadap janin tergantung pada sifat dan tingkat pileknya. Jika Anda terserang flu selama persiapan kehamilan, dengan gejala yang parah, demam dan batuk, serta sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual, karena hal ini dapat memengaruhi kualitas embrio atau menyebabkan keguguran pada awal kehamilan, yang dapat menjadi pengalaman traumatis bagi wanita hamil baik secara fisik maupun psikologis. Jika Anda sudah terlanjur hamil secara tidak sengaja, yang terbaik adalah wanita hamil diisolasi dari suaminya untuk waktu yang singkat untuk menghindari penularan virus flu. Virus flu dan pilek pada awal kehamilan dapat berdampak signifikan terhadap perkembangan janin, yang dapat mengakibatkan cacat bawaan atau keguguran. Wanita hamil juga harus berusaha meminimalkan penggunaan obat pada awal kehamilan dan menggunakan obat di bawah pengawasan medis dan secara ketat sesuai dengan petunjuk. Jika terdeteksi adanya kelainan pada embrio, maka harus ditangani sesegera mungkin untuk meminimalkan trauma. Hal ini pada dasarnya tidak berpengaruh pada jenis pilek yang umum dengan gejala ringan, seperti hidung tersumbat dan pilek. Berhati-hatilah untuk minum banyak air hangat, makan makanan yang masuk akal, istirahat, jangan tegang atau stres, dan lakukan pemeriksaan kandungan secara teratur. Untuk alasan ini, wanita yang sedang mempersiapkan kehamilan disarankan untuk mendapatkan vaksinasi flu selama musim flu tinggi.