Perbedaan antara pelepasan lambat dan pelepasan terkontrol

  Pasien sering bertanya, “Saya dulu mengonsumsi tablet lepas lambat, tetapi sekarang dokter saya telah mengubah saya menjadi tablet lepas lambat terkontrol, apa perbedaan antara kedua bentuk sediaan tersebut?”  Pelepasan yang diperpanjang berarti bahwa obat dapat dilepaskan terus menerus untuk jangka waktu yang lebih lama setelah pemberian untuk memperpanjang efek obat. Formulasi pelepasan terkendali adalah formulasi yang secara otomatis melepaskan obat pada tingkat yang ditetapkan untuk jangka waktu tertentu setelah pemberian, sehingga konsentrasi darah dipertahankan pada konsentrasi efektif konstan untuk jangka waktu yang lama.  Baik formulasi pelepasan diperpanjang maupun pelepasan terkontrol memiliki keuntungan sebagai berikut: i. Untuk obat dengan waktu paruh pendek atau yang membutuhkan banyak dosis, jumlah dosis dapat dikurangi, misalnya dari 3-4 menjadi 1-2 kali per hari. Hal ini sangat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan khususnya cocok untuk pasien dengan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang.  Kedua, memberikan konsentrasi darah efektif yang lancar dan tahan lama, menghindari atau mengurangi fenomena puncak dan palung, yang kondusif untuk meningkatkan keamanan penggunaan obat dan mengurangi reaksi obat yang merugikan.  Ketiga, dosis total obat dapat dikurangi, sehingga dosis terkecil dapat mencapai kemanjuran maksimum. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa meskipun bentuk sediaannya berbeda, tablet pelepasan diperpanjang dan pelepasan terkontrol tidak mempengaruhi kemanjuran obat. Namun, ketika menggunakan kedua bentuk sediaan ini, pasien harus menyadari bahwa tablet harus ditelan utuh, karena setelah dikunyah, tablet tersebut tidak memiliki efek spesifik dan dapat dengan mudah menyebabkan keracunan overdosis.