Dampak kematian intrauterin dari salah satu kembar korionik kembar pada ibu dan janin serta manajemen klinis [Pendapat atau rekomendasi ahli] Kematian salah satu kembar korionik kembar biasanya tidak mempengaruhi janin lainnya karena tidak ada pembuluh anastomosis di antara plasenta. Risiko kematian simultan pada janin yang masih hidup adalah 4%, risiko gejala sisa neurologis adalah 1%, dan risiko utama adalah kelahiran prematur. Jika janin yang masih hidup tidak memiliki faktor risiko atau belum cukup bulan, pilihan observasi kehamilan biasanya dipilih dengan hasil yang baik. 2. Pantau koagulasi ibu setiap bulan setelah kematian intrauterin pada salah satu bayi kembar: catat perubahan pada D dimer dan Fib dan waspada terhadap perkembangan DIC kronis.