Infark serebral dan trombosis serebral, dalam arti luas, adalah satu konsep; keduanya adalah stroke iskemik dan tidak dapat dibandingkan.
Infark serebral ringan dapat menyebabkan defisit neurologis ringan seperti gangguan bicara, hemiplegia dan hemiparesis, yang sebagian besar tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Namun, penyebabnya harus ditemukan tepat waktu, jika tidak, kekambuhan infark otak dapat terjadi. Infark serebral sedang hingga berat dapat menyebabkan koma, kelumpuhan total anggota tubuh dan tanda-tanda vital yang tidak stabil.
Ketika infark serebral terjadi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin, dan jika dalam tahap akut, trombolisis intravena, ekstraksi trombus atau bahkan pembedahan dapat dipertimbangkan di bawah bimbingan dokter.