Sedikit rahasia tentang gula darah
Ketika kita mengonsumsi makanan, makanan bertepung (seperti nasi) dipecah dalam saluran pencernaan oleh berbagai katalisator (enzim) menjadi glukosa, yang diserap ke dalam aliran darah di usus. Setelah berada dalam darah, sebagian glukosa dikonsumsi langsung oleh sel untuk mempertahankan metabolisme tubuh normal dan sebagian lainnya disimpan sebagai energi untuk digunakan di masa mendatang.
Insulin yang disekresikan oleh pankreas adalah ‘kunci’ yang membuka pintu bagi glukosa darah untuk masuk ke dalam sel, tetapi pada diabetes tipe 2, ‘kunci’ pintu tersebut rusak karena sekresi insulin yang tidak mencukupi dan kombinasi resistensi insulin, yang menyebabkan glukosa darah meningkat.
Bagaimana diabetes tipe 2 terjadi?
Genetika, penuaan, obesitas, kurang olahraga dan penggunaan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan cacat pada fungsi pankreas, sehingga insulin yang dikeluarkan terlalu sedikit dan tidak cukup “kunci” untuk membuka pintu untuk memproses glukosa secara efektif, yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah dan diabetes tipe 2.
Pada sebagian pasien, meskipun ada cukup kunci untuk membuka pintu, namun sel-sel tidak sensitif terhadap insulin, sehingga insulin tidak bekerja dengan baik dan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel dan digunakan, mengakibatkan peningkatan kadar glukosa dalam darah, yang menyebabkan diabetes tipe 2.
Kombinasi dari berkurangnya sekresi insulin dan resistensi insulin adalah dua mekanisme yang menyebabkan diabetes tipe 2.