Bau ketiak pada anak-anak dapat disebabkan oleh faktor fisiologis dan patologis (misalnya halitosis serta sekresi kelenjar sebasea yang tinggi). Biasanya dapat mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan umum, perawatan obat, laser, perawatan bedah dan sebagainya.
1. Faktor fisiologis: kehidupan sehari-hari anak-anak yang tidak bersih, terutama setelah berkeringat tanpa mandi tepat waktu, akan menimbulkan gejala bau ketiak. Keadaan ini menyebabkan bau ketiak, harus memperhatikan kebersihan, selain memperhatikan minum lebih banyak air, tetapi juga memperhatikan pakaian intim sebanyak mungkin untuk memakai katun, pakaian bernapas, membantu anak-anak menghilangkan bau ketiak.
2. Faktor patologis:
(1) Bau rubah: sekresi kelenjar keringat lokal anak-anak meningkat, dan kemudian oleh penguraian bakteri, menghasilkan pembentukan bau khusus yang menyengat dari bau rubah, sehingga ketiak anak-anak memiliki bau yang tidak sedap. Anda dapat menggunakan larutan etanol anhidrat aluminium klorida 20% untuk perawatan, tetapi juga melalui injeksi lokal toksin botulinum atau laser untuk menghancurkan kelenjar keringat di ketiak, sehingga dapat menghilangkan gejala bau ketiak anak-anak.
(2) Sekresi kelenjar sebasea yang berlebihan: Karena kelenjar sebasea di ketiak mengeluarkan terlalu banyak keringat, terlalu banyak keringat yang keluar dan menumpuk di ketiak, sehingga mengakibatkan bau ketiak anak. Anda dapat menggunakan krim isotretinoin untuk pengobatan, yang dapat menghambat aktivitas kelenjar sebaceous, mengurangi sekresi sebum, dan mengurangi penumpukan keringat di ketiak, sehingga menghilangkan gejala bau ketiak anak.
Jika ketiak anak berbau tidak sedap, setelah menyingkirkan faktor fisiologis, orang tua disarankan untuk membawa anaknya ke rumah sakit tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab penyakit dan kemudian melakukan pengobatan yang tepat. Obat-obatan di atas harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter, jangan mengobati sendiri.