Pengobatan penyakit jantung koroner

  Penyakit arteri koroner adalah penyakit jantung umum yang disebabkan oleh penyempitan arteri koroner akibat aterosklerosis, yang mengakibatkan iskemia miokard. Pada kasus yang parah, ini bisa menyebabkan infark miokard.  Faktor epidemiologi: Insiden ini dulunya jauh lebih rendah daripada negara-negara maju di Eropa dan Amerika Serikat, tetapi dengan peningkatan standar hidup di Tiongkok, insiden ini secara bertahap meningkat. Usia pasien cenderung lebih muda. Kelompok risiko tinggi: Umumnya terlihat pada orang yang mengalami obesitas, hipertensi, hiperlipidemik, diabetes, dan juga pada orang yang berada di bawah tekanan hidup dan pekerjaan.  Presentasi klinis: Nyeri prekordial intermiten, kadang menjalar ke bahu dan tungkai kiri atas. Sebagian orang mengalami sakit gigi dan tenggorokan yang sesak. Jika infark miokard terjadi, gejalanya bisa lebih parah. Nyeri prekordial tidak mudah diredakan dan kadang memerlukan PCI darurat atau bedah bypass arteri koroner.  Pemeriksaan fisik: Biasanya hanya suara jantung yang melemah. Jika insufisiensi katup mitral hadir dalam kombinasi, gumaman insufisiensi katup mitral mungkin ada. Jika terdapat insufisiensi jantung, oedema pada tungkai bawah, dada sesak dan palpitasi juga dapat terjadi.  Tes laboratorium: enzim jantung yang meningkat dan kadang-kadang sel darah putih dalam darah meningkat.  Tes khusus: Kelainan segmen ST pada EKG dan angiografi koroner adalah standar emas untuk diagnosis. CTA koroner dapat digunakan sebagai skrining dan sama-sama diagnostik.  Pengobatan Ada perawatan farmakologis, intervensi dan bedah.  Pengobatan farmakologis: terutama beberapa obat untuk memperbaiki mikrosirkulasi, melebarkan arteri koroner, koagulasi anti-platelet, menurunkan lipid dan menurunkan tekanan darah.  Perawatan intervensi: saat ini, semakin banyak digunakan dalam praktik klinis dan minimal invasif, cepat dan darurat.  Prosedur pembedahan: pencangkokan bypass arteri koroner di bawah sirkulasi ekstrakorporeal dan sirkulasi non-ekstrakorporeal, sekarang dengan tingkat keberhasilan 98-99%.  Cangkok yang digunakan adalah: arteri mamaria interna, arteri radial, vena safena, dll.  Tindakan pencegahan pasca-operasi: Minum obat antihipertensi jangka panjang, penurun lipid, dan obat koagulasi anti-platelet.  Jaga pola makan dan kehidupan yang teratur.