Demam adalah salah satu gejala pertama dari beberapa penyakit umum pada masa kanak-kanak, dan bisa disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan dan pencernaan serta beberapa penyakit menular. Demam itu sendiri adalah respons perlindungan tubuh terhadap patogen, yang masuk ke dalam tubuh dan tubuh memobilisasi respons kekebalannya untuk membersihkan patogen, maka terjadilah demam. Selain menggunakan obat untuk mengurangi demam, orang tua harus mengetahui pengobatan rumahan untuk demam, seperti menggunakan handuk dingin atau panas untuk mendinginkan anak secara fisik. Sebagian besar demam pada masa kanak-kanak adalah demam infeksius (tidak termasuk demam yang disebabkan oleh overdressing atau heat stroke) dan ada tiga tahap kenaikan suhu: kenaikan suhu, demam tinggi yang persisten, dan penurunan suhu. Selama periode ini, pembuluh darah mulai menyempit, mengurangi jumlah panas yang dapat didistribusikan, itulah sebabnya tangan dan kaki masih terasa dingin. Jangan mendinginkan anak Anda dengan handuk dingin pada saat ini, tetapi jagalah agar anak Anda tetap hangat dengan meletakkan handuk hangat di dahi. Jika anak mengizinkan, gunakan handuk hangat untuk menggosok perut, ketiak, dan lubang kaki, area di mana pembuluh darah besar berada. Jika anak mudah tersinggung dan tidak kooperatif, buang langkah ini dan berikan obat antipiretik dan tunggu hingga suhunya mendingin. Ketika suhu tubuh anak stabil, misalnya, jika demam tetap pada 39°C untuk waktu yang singkat dan tangan serta kaki anak terasa panas, kurangi selimut untuk menghilangkan panas, dan jika anak bekerja sama, tempelkan handuk dingin ke dahi anak. Jika anak kooperatif, orang tua dapat mengoleskan handuk dingin ke dahi. Pendinginan fisik hanya merupakan bantuan untuk mengurangi demam dan bukan pengganti obat. Apakah itu fisik atau obat-obatan, itu hanya untuk meningkatkan kenyamanan anak Anda. Jika anak Anda mudah tersinggung atau tidak kooperatif selama tidur, pendinginan fisik tidak diperlukan.