Ketika tubuh bayi dipengaruhi oleh thermogenesis atau disfungsi pusat suhu tubuh, proses produksi panas tubuh bayi akan meningkat, sementara pembuangan panas tidak dapat ditingkatkan atau dikurangi, dan suhu tubuh akan naik di atas kisaran normal dan demam akan muncul. Pengurangan disipasi panas secara relatif pasti akan mengurangi demam, jadi Anda dapat menyalakan AC ketika bayi Anda demam untuk membantu meningkatkan disipasi panas. Ketika Anda demam, Anda dapat menggunakan AC untuk menurunkan suhu lingkungan. Banyak orang tua akan membiarkan bayi mereka mengenakan lebih banyak pakaian ketika mereka demam, menutupinya dengan selimut tebal dan menutupi keringat mereka, dan praktik-praktik ini sebenarnya tidak layak dilakukan. Penurunan suhu lingkungan yang moderat kondusif untuk konduksi panas, memungkinkan panas bayi keluar secara lebih efektif dan cepat, dan dengan demikian berperan dalam mendinginkan tubuh bayi. Namun demikian, penting juga untuk diperhatikan, bahwa suhu AC umumnya dikontrol sekitar 26-28°C. Ventilasi udara dari lompatan udara sebaiknya tidak diarahkan ke bayi, dan hindari tiba-tiba memasuki ruangan AC bersuhu rendah apabila terdapat banyak keringat pada tubuh bayi.