Tidak benar bahwa kamboja dapat menyebabkan kanker. Tidak hanya tidak menyebabkan kanker, tetapi juga bermanfaat bagi tubuh manusia ketika dimakan dalam jumlah sedang. Buah ini kaya akan vitamin dan fruktosa, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan menambah nutrisi, serta kalsium, zat besi, seng, kalium, fosfor, dan elemen penting lainnya, menjadikannya buah yang berperan positif bagi kesehatan manusia. Konsumsi melon bergamot dalam jumlah sedang oleh orang normal dapat mengisi kembali vitamin dan air, membantu meningkatkan metabolisme, buang air kecil dan juga membantu mencegah terjadinya sembelit. Banyaknya mikronutrien yang terkandung di dalam melon juga membantu menyeimbangkan nutrisi dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Kandungan kalori yang rendah pada melon buddha membuatnya menjadi buah yang cocok untuk orang yang sedang menjalani diet, karena membantu meningkatkan rasa kenyang dan dapat membantu mengurangi asupan makanan berkalori tinggi lainnya, sehingga membantu menurunkan atau mengontrol berat badan. Selain itu, pengobatan Tiongkok percaya bahwa fenugreek memiliki efek mengeringkan hati dan meredakan batuk, menghilangkan angin dan panas, serta memperkuat limpa dan nafsu makan, yang bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan, sesak dada, muntah, serta batuk dan dahak. Makanan yang jelas-jelas bersifat karsinogenik termasuk sirih, acar yang tidak diawetkan dengan benar dan daging yang diawetkan, serta makanan yang sudah kadaluarsa dan berjamur, yang berpotensi memicu kanker ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak dalam jangka waktu yang lama.