Untuk beberapa aneurisma intrakranial yang tidak pecah, tidak ada tindakan perawatan khusus. Pendidikan kesehatan harus diberikan kepada pasien, seperti menjaga tekanan darah tetap stabil dan mengurangi kebiasaan buruk, termasuk begadang, stres, kegembiraan atau merokok dan penyalahgunaan alkohol. Untuk aneurisma yang pecah, tindakan perawatan yang berbeda harus diambil sesuai dengan tingkat keparahan kondisinya, sebagai berikut: 1. Untuk kasus ringan, istirahat di tempat tidur harus disediakan untuk menghindari rangsangan; 2. Untuk kasus yang parah, seperti ketidaksadaran dan kelumpuhan anggota tubuh, tindakan perawatan harus diperkuat. Ini termasuk memutar dan menepuk-nepuk punggung untuk mencegah perkembangan pneumonia yang menghancurkan, membantu kateterisasi untuk mencegah infeksi saluran kemih, melakukan terapi pneumatik secara teratur untuk mencegah perkembangan trombosis vena pada tungkai bawah, dan memperhatikan tonjolan tulang lokal untuk menghindari luka tekan. Semua hal di atas adalah poin-poin penting yang harus diperhitungkan dalam perawatan sehari-hari, terutama untuk menghindari komplikasi serius bagi pasien, seperti radang paru-paru, infeksi saluran kemih, trombosis tungkai bawah dan luka tekan. Semua komplikasi ini dapat memperpanjang waktu pemulihan pasien, dapat menyebabkan rasa sakit yang sesuai dan dapat berdampak buruk pada pasien.