Ada dua cara utama untuk mengklasifikasikan aneurisma intrakranial: 1. menurut morfologi aneurisma: dibagi menjadi aneurisma sakular, aneurisma pyknotic, dan aneurisma interkalasi. Aneurisma kistik dapat diobati dengan penjepitan bedah atau intervensi embolisasi intravaskular, sedangkan aneurisma pyknotic dan aneurisma interstitial hanya dapat diobati dengan intervensi. 2. Klasifikasi menurut ukuran aneurisma: aneurisma yang kurang dari 2mm disebut aneurisma mikro; 2-5mm disebut aneurisma kecil; 5-15mm disebut aneurisma umum; 15-25mm disebut aneurisma besar; aneurisma lebih besar dari atau sama dengan 25mm disebut aneurisma raksasa. Aneurisma di bawah 2mm sulit untuk dipotong melalui pembedahan dan memerlukan intervensi, sedangkan aneurisma lainnya dapat diobati dengan cara bedah atau intervensi.