ASI dapat diminum dalam penghangat ASI bersuhu 40°C selama beberapa menit hingga setengah jam, dan dalam waktu sesingkat mungkin, hingga maksimal 2 jam. ASI yang disimpan pada suhu konstan 40°C dalam penghangat ASI memang nyaman untuk diberikan kepada bayi Anda kapan saja, tetapi lebih kondusif untuk pertumbuhan dan reproduksi berbagai mikroorganisme, sehingga waktu penyimpanan ASI jauh lebih singkat, umumnya lebih dari 2 jam untuk memburuk. Dianjurkan untuk meminumnya dalam waktu 30 menit, sebaiknya tidak lebih dari 60 menit, untuk menghindari hilangnya nutrisi atau pembusukan ASI. Penting untuk diperhatikan selama penggunaan penghangat payudara bahwa ASI harus dipanaskan sesaat sebelum diberikan dan ASI yang belum habis harus segera dibuang untuk menghindari pemanasan berulang. Pada saat yang sama, pastikan untuk mensterilkan botol dan penghangat ASI secara teratur untuk memastikan kebersihan dan higienitasnya. Secara umum, jika seorang ibu memiliki ASI yang cukup, dianjurkan untuk memberikan ASI kepada bayinya dengan cara disusukan untuk memfasilitasi komunikasi orang tua dan anak. Namun, jika ASI perlu disimpan untuk jangka waktu yang lebih lama, ASI dapat dimasukkan ke dalam kantong penyimpanan ASI dan disimpan pada suhu di bawah 15°C.