Gambaran Umum Onkologi Radiasi Onkologi radiasi adalah disiplin ilmu independen yang menggabungkan teknologi multidisiplin dan teknologi tinggi. Sekitar 70% pasien tumor perlu menerima radioterapi dalam berbagai tingkatan untuk menyembuhkan tumor atau meringankan gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Saat ini, tingkat kesembuhan lima tahun untuk kanker nasofaring, kanker laring, kanker rektum dan tumor stadium awal atau stadium I lainnya dapat mencapai lebih dari 80-95% setelah radioterapi sederhana, dan tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk kanker nasofaring, kanker serviks, limfoma Hodgkin, dan kanker prostat dapat mencapai 40-50% pada semua stadium. Radioterapi yang dikombinasikan dengan pembedahan, kemoterapi dan terapi lainnya dapat membuat 40% dari semua jenis kanker dapat disembuhkan secara klinis. Tingkat kesembuhan radioterapi pada nyeri yang tidak dapat disembuhkan yang disebabkan oleh metastasis tulang dari tumor ganas dapat mencapai 80-90%, dan tujuan pengendalian lokal tumor dapat dicapai pada tingkat yang berbeda. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan pengakuan dan penerapan klinis dari teori dan sudut pandang pengobatan tumor yang komprehensif, serta pengembangan dan peningkatan peralatan dan teknik radioterapi, terutama aplikasi klinis radioterapi tiga dimensi termodulasi intensitas konformal, kisaran indikasi radioterapi telah diperbesar, dan kemanjuran terapeutik radioterapi untuk tumor telah ditingkatkan. Fakta bahwa radioterapi telah menjadi salah satu cara yang paling penting dan efektif untuk mengobati dan mengendalikan tumor telah diakui secara luas. Onkologi radiasi, seperti semua disiplin ilmu lainnya, masih terus berkembang dan berkembang, dan akan terus memberikan kontribusi yang besar bagi pertahanan kesehatan manusia untuk waktu yang lama di masa mendatang. Apa saja keuntungan dari radioterapi? Radioterapi adalah salah satu dari tiga pengobatan utama (pembedahan, radioterapi dan kemoterapi) untuk onkologi klinis. Keuntungannya adalah sebagai berikut: 1. Cakupan aplikasi yang luas, dapat mengobati hampir semua tumor di semua bagian tubuh. 2. Tidak memerlukan persyaratan yang tinggi bagi pasien untuk menerima pengobatan. Pasien yang tidak dapat mentolerir terapi lain karena usia tua, kondisi fisik yang buruk dan beberapa kali operasi dapat menerima radioterapi. 3 . Efek pengobatannya nyata dan metode pengobatannya dapat diandalkan. 4, proses perawatannya sederhana, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak perlu dirawat di rumah sakit, mudah diterima oleh pasien. 5, efek samping pengobatan minimal, dapat menghindari kecelakaan anestesi yang disebabkan oleh operasi, reaksi transfusi darah, infeksi pasca operasi, dan kemoterapi yang disebabkan oleh rambut rontok, muntah dan efek samping lainnya. 6. Radioterapi adalah pengobatan non-traumatik, yang dapat mempertahankan fungsi fisiologis organ tubuh yang sakit. Tujuan yang dikejar oleh teknologi terapi radiasi untuk tumor adalah kemampuan untuk memusatkan dosis radiasi secara maksimal ke dalam lesi (area target) untuk membunuh sel-sel tumor, dan pada saat yang sama membuat jaringan dan organ normal di sekitarnya lebih sedikit atau bebas dari penyinaran yang tidak perlu, sehingga dapat dilindungi, yang merupakan tujuan yang dikejar oleh terapi radiasi untuk tumor. Klasifikasi teknis radioterapi: I. Radioterapi konvensional: Ciri-ciri teknologi radioterapi konvensional: 1. Bidang penyinaran berbentuk tidak beraturan dalam arah dua dimensi yang diperoleh dengan bentuk yang teratur atau perisai dengan cetakan timbal. Distribusi dosis setiap titik dalam bidang iradiasi relatif seragam. Keuntungan: persyaratan peralatan dan kondisi teknisnya rendah, pengoperasiannya relatif sederhana, dan sebagian besar digunakan untuk radioterapi sebelum dan sesudah pembedahan tumor ganas. Kekurangan: bentuk bidang iradiasi tidak sepenuhnya konsisten dengan bentuk tumor dalam arah tiga dimensi, dan bidang iradiasi mencakup lebih banyak jaringan normal, yang tidak cocok untuk kasus di mana terdapat jaringan sensitif dan organ vital di sekitar tumor. Radioterapi presisi (menggunakan radioterapi konformal termodulasi intensitas sebagai contoh) Fitur radioterapi presisi: 1. Apa itu konformal? Dari arah tiga dimensi, beberapa bidang dan sudut penyinaran digunakan untuk menyinari, dan bentuk penampang setiap bidang konsisten dengan bentuk penampang tumor yang sesuai. 2. Apa yang dimaksud dengan penyesuaian intensitas? Berdasarkan kondisi tumor, dengan menggunakan pemindaian CT, sistem perencanaan perawatan 3D terbalik merancang distribusi dosis yang wajar dan bervariasi untuk membuat permukaan tumor dan titik-titik internal menerima dosis yang seragam. Keuntungan: Dapat meningkatkan dosis iradiasi ke tumor dan membunuh sel tumor dengan lebih efektif, dan juga dapat mencapai tujuan melindungi jaringan dan organ normal dengan lebih efektif, meningkatkan kemanjuran terapi, meningkatkan kualitas hidup, dan memperluas cakupan indikasi radioterapi. Kekurangan: Perlu menggunakan pencitraan tiga dimensi CT scan spiral, sistem pemosisian simulasi dan sistem perencanaan pengobatan tiga dimensi terbalik, yang lebih mahal dan rumit secara teknis.