Dapatkah diet memperbaiki depresi?

  Depresi, salah satu yang lebih umum dari sekian banyak suasana hati yang buruk, tidak hanya menunjukkan depresi yang signifikan dan kehilangan minat dalam aktivitas yang biasanya menyenangkan, tetapi juga menyebabkan perubahan fungsi sistem saraf pusat, sehingga sulit untuk mengembangkan rasa lapar karena pengurangan yang signifikan dalam sekresi cairan pencernaan, dan makan 1/3 hingga 1/2 lebih sedikit dari biasanya, sementara tubuh mengonsumsi oksigen dan nutrisi 1 hingga 2 kali lebih banyak dari biasanya. Jadi, bagaimana cara cerdik memilih makanan, suplementasi nutrisi yang ditargetkan, sehingga dapat meningkatkan fungsi neurologis dan menghilangkan suasana hati yang buruk?  1. Triptofan harus dilengkapi dengan makanan. Triptofan diserap oleh tubuh dan mensintesis media neurologis 5-hydroxytryptamine, yang bertindak sebagai “pembawa pesan” di dalam tubuh, secara efektif mengatur suasana hati dan membuatnya tenang dan menyenangkan. Sumber makanan: Makanan yang kaya akan triptofan termasuk ikan, ayam, telur, keju, gandum, pisang, kacang-kacangan dan produknya. Makanan-makanan ini paling baik dimakan bersama dengan makanan tinggi karbohidrat seperti sayuran, buah-buahan atau nasi dan pasta untuk membantu pencernaan, penyerapan, dan pemanfaatan triptofan.  2. Tirosin juga diperlukan untuk mempertahankan fungsi otak. Tirosin diubah menjadi adrenalin di dalam tubuh, yang meningkatkan keadaan pikiran yang positif. Sumber makanan: Produk susu, jeruk, acar sarden, dll., 30 menit sebelum sarapan. Orang dewasa cocok untuk suplemen harian 1000 hingga 3000 mg tirosin.  3. Vitamin B6 Mempertahankan tingkat normal neuromediator, termasuk 5-hydroxytryptamine, dopamin, norepinefrin, dll. Vitamin B6, bila terakumulasi sampai batas tertentu dalam tubuh, akan menghasilkan “antidepresan” dan berperan dalam meredakan depresi. Sumber makanan: Banyak makan kedelai, gandum, kenari, kacang tanah dan hati hewan. Sedikitnya 100 mg vitamin B6 harus ditambahkan setiap hari.  4. Vitamin E membantu sel-sel otak untuk mendapatkan oksigen maksimum dari darah dan menjaga sel-sel otak tetap aktif. Sumber makanan: malt, kacang kedelai, kacang-kacangan, minyak sayur dan sayuran berdaun hijau.  5, Asam folat Meningkatkan kadar 5-hydroxytryptamine otak dan efektif melawan depresi. Sumber makanan: sayuran berdaun hijau, kembang kol, hati hewan, dll. Cocok untuk dikonsumsi dengan vitamin C.  6, asam lemak n-3 Sebuah survei menunjukkan bahwa populasi Jepang memiliki asam lemak n-3 satu kali lebih banyak dalam makanan mereka daripada penduduk Selandia Baru, dan tingkat depresi mereka sekitar 60% lebih rendah daripada yang terakhir. Yang lebih menggembirakan adalah bahwa untuk pasien depresi yang menggunakan antidepresan yang hampir tidak efektif, mengonsumsi 1 gram asam lemak n-3 per hari menghasilkan perbaikan gejala yang signifikan, dengan efek dua hingga empat kali lipat dari pasien yang menggunakan plasebo. Sumber makanan: Paling banyak terdapat pada ikan seafood.