Apakah kerusakan pada sistem genitourinari yang disebabkan oleh merokok?

Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan telah diakui oleh masyarakat. Secara global, 5 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok. Situasi saat ini dan bahaya merokok di Cina bahkan lebih serius. Merokok bersifat karsinogenik, menyebabkan banyak penyakit kardiovaskular dan pernapasan, dan juga sangat merusak saluran pencernaan, menjadikannya pembunuh global nomor dua setelah tekanan darah tinggi. Namun, banyak orang yang tidak menyadari bahaya merokok terhadap kesehatan genitourinari mereka. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya: Kanker kandung kemih: Banyak keganasan yang terkait erat dengan merokok. Sebelas jenis kanker, termasuk kanker paru-paru, lambung, pankreas, kandung kemih, hati, rongga mulut, dan sinus, secara signifikan terkait dengan merokok. Merokok, meskipun tidak secara signifikan terkait dengan kanker kandung kemih seperti kanker paru-paru, dua kali lebih sering terjadi pada perokok dibandingkan non-perokok dan dikaitkan dengan jumlah rokok yang dihisap per hari. Kanker ginjal: Penelitian selama 40 tahun terakhir telah mengkonfirmasi bahwa risiko kanker ginjal 1,1-2,3 kali lebih tinggi pada perokok dibandingkan non-perokok dan sangat terkait dengan jumlah rokok yang dihisap dan usia saat mulai merokok. Disfungsi ereksi (DE) dan ejakulasi dini: Merokok dapat menyebabkan DE dan ejakulasi dini pada pria dan merupakan salah satu faktor organik pada DE, yang berarti dapat menyebabkan non-ereksi permanen pada penis. Penyebab utamanya adalah kerusakan permanen pada pembuluh darah penis. Dampak konsumsi alkohol pada DE bahkan lebih besar dan memiliki lebih banyak faktor. Merokok dapat menyebabkan ejakulasi dini melalui faktor-faktor seperti penekanan produksi androgen dan penghancuran kemampuan sel darah merah untuk membawa oksigen oleh karbon monoksida. Efek pada ketidaksuburan pria: Asap rokok mengandung 1.200 bahan yang berbahaya bagi kesehatan reproduksi, seperti fenol dan aldehida. Zat-zat berbahaya ini dapat memengaruhi kesuburan pria dengan cara menghambat sekresi hormon seks dan jalur lain yang dapat mengganggu produksi dan pematangan sperma. Berbahaya bagi kesehatan reproduksi wanita: merokok dapat menyebabkan gangguan menstruasi, kesulitan hamil, kehamilan ektopik, rendahnya hormon estrogen, osteoporosis, dan menopause dini. Wanita hamil yang merokok rentan terhadap aborsi spontan, retardasi pertumbuhan janin, dan berat badan lahir rendah. Kondisi lain seperti persalinan prematur, bayi lahir mati, solusio plasenta dini, dan plasenta praevia dapat dikaitkan dengan merokok. Tingkat kematian akibat kanker payudara 25% lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan wanita yang tidak merokok. Perokok pasif: Merokok berbahaya bagi manusia, dan perokok pasif lima kali lebih mungkin menderita daripada perokok. Kita sudah tahu tentang bahaya “perokok pasif”, tetapi baru-baru ini ada istilah internasional untuk “perokok pasif”, yang berarti mencium bau asap di pakaian perokok, di asbak, dan di dalam ruangan. Bau asap tetap ada di pakaian perokok, di asbak, dan di dalam ruangan, bukan dihirup secara langsung dan pasif, dan “perokok pasif” sama merusaknya bagi tubuh manusia. Merokok menyebabkan bau mulut, yang dapat menyebabkan rasa jijik dan mempengaruhi kualitas kehidupan seks Anda, menyebabkan ketidakharmonisan keluarga. Singkatnya, demi kesehatan Anda dan kesehatan orang lain, dan demi keharmonisan sosial, para perokok harus mengatasi diri mereka sendiri dan berhenti merokok sesegera mungkin, dan jangan biarkan diri Anda menjadi budak rokok, dan jangan mulai berhenti hanya ketika Anda tidak bisa merokok lagi.