Formulasi dan Spesifikasi: Tablet: 40mg, 80mg
Indikasi.
1. Untuk terapi ajuvan pasca operasi pada pasien dengan gen EGFR stadium IB hingga IIIA dengan delesi ekson 19 atau mutasi substitusi ekson 21 L858R pada NSCLC dengan atau tanpa kemoterapi ajuvan atas kebijaksanaan dokter.
2. Pengobatan lini pertama untuk pasien dewasa dengan NSCLC stadium lanjut atau metastasis lokal dengan mutasi delesi ekson 19 EGFR atau mutasi substitusi ekson 21 L858R.
3. Pengobatan pasien dewasa dengan NSCLC yang maju secara lokal atau metastasis dengan perkembangan penyakit pada atau setelah terapi EGFR-TKI sebelumnya dan dengan mutasi EGFR-T790M positif yang dikonfirmasi dengan pengujian.
Poin-poin penting untuk penggunaan obat yang rasional.
1. Pasien dengan mutasi delesi EGFR ekson 19 positif atau mutasi substitusi ekson 21 L858R yang terdeteksi oleh tes genetik EGFR yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat Negara harus diidentifikasi dengan jelas sebelum adjuvan pasca operasi atau dosis lini pertama.
2. Untuk pasien dengan perkembangan penyakit stadium lanjut atau metastasis lokal selama atau setelah pengobatan EGFR-TKI sebelumnya, keberadaan mutasi EGFR-T790M yang terdeteksi oleh uji yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat Negara harus ditetapkan dengan jelas sebelum pemberian obat.
3. Ocitinib direkomendasikan sebagai terapi ajuvan setelah reseksi tumor lengkap pada pasien NSCLC stadium IB hingga IIIA dengan gen yang sensitif terhadap mutasi EGFR.
4. Ositinib direkomendasikan sebagai prioritas untuk pasien dengan metastasis otak positif mutasi EGFR atau metastasis meningeal.
5. Dosis oseltinib yang direkomendasikan adalah 80mg secara oral sekali sehari, baik dengan makan atau saat perut kosong. Dosis dapat ditangguhkan atau dikurangi, tergantung pada keamanan dan tolerabilitas masing-masing pasien. Jika diperlukan pengurangan dosis, dosis harus dikurangi menjadi 40 mg secara oral sekali sehari.
6. Reaksi kulit yang umum dan diare harus dicatat selama pemberian. Interval QTc yang berkepanjangan pada EKG harus dicatat dan perhatian khusus harus diberikan pada perkembangan pneumonia interstitial.
7. Hindari kombinasi dengan penginduksi kuat CYP3A4, substrat protein resisten kanker payudara dan substrat P-glikoprotein.