Pendahuluan: Nyeri payudara, bengkak, terkadang merasa panas dingin dan menggigil, mungkin merupakan manifestasi dari mastitis. Bagaimana memahami mastitis dengan benar dan menambahkan tindakan pencegahan adalah masalah kesehatan yang menjadi perhatian khusus bagi wanita saat ini? Dan mari kita dengarkan nasihat pengasuhan anak yang dapat diandalkan. 1. Apa pengertian yang benar tentang mastitis? Mastitis adalah infeksi jaringan payudara yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada payudara, dan Anda mungkin juga merasa demam dan kedinginan. Mastitis umum terjadi pada wanita yang sedang menyusui (mastitis laktasi), tetapi juga dapat terjadi pada wanita yang tidak menyusui. Sebagian besar mastitis menyusui terjadi dalam tiga bulan pertama setelah melahirkan, tetapi juga dapat terjadi pada tahap menyusui selanjutnya. Anda dapat terus menyusui dengan mastitis. 2. Penyebab mastitis (1) Saluran susu tersumbat: Jika payudara tidak dikosongkan sepenuhnya saat menyusui, saluran susu dapat tersumbat, menyebabkan retensi susu dan mengakibatkan infeksi payudara. (2) Bakteri yang masuk ke dalam payudara: Bakteri pada permukaan kulit dan mulut bayi dapat masuk ke dalam saluran susu melalui celah-celah pada puting susu dan kemudian berkembang biak, menyebabkan infeksi. Namun, bakteri ini tidak membahayakan bayi. 3. Komplikasi mastitis Jika mastitis tidak diobati secara memadai pada waktunya, mastitis dapat berkembang menjadi abses. Abses biasanya memerlukan drainase bedah. Diagnosis: Suatu bentuk kanker payudara yang langka – kanker payudara inflamasi – juga dapat menyebabkan kemerahan dan pembengkakan dan dapat disalahartikan sebagai mastitis. Dokter Anda mungkin merekomendasikan mammogram dan mungkin biopsi untuk memastikan itu bukan kanker payudara. 4. Perawatan dan pengobatan (1) Antibiotik: Antibiotik selama 10-14 hari biasanya diperlukan untuk mengobati mastitis. Anda mungkin merasa lebih baik setelah 24-48 jam antibiotik, tetapi penting untuk menggunakan antibiotik secara penuh untuk mengurangi kemungkinan kambuh kembali. (2) Obat penghilang rasa sakit: Sambil menunggu antibiotik bekerja, dokter Anda dapat merekomendasikan obat penghilang rasa sakit ringan seperti acetaminophen atau ibuprofen. (3) Sesuaikan teknik menyusui: Pastikan Anda mengosongkan payudara Anda saat menyusui dan bayi Anda mengisap dengan cara yang benar. (4) Perawatan diri: beristirahat, terus menyusui dan minum banyak cairan untuk membantu tubuh Anda melawan infeksi. Aman untuk terus menyusui setelah mastitis dan terus menyusui dapat membantu membersihkan infeksi dari payudara. Langkah-langkah berikut ini dapat mengurangi ketidaknyamanan: (1) Istirahat yang cukup. (2) Minum banyak air. (3) Gunakan posisi yang berbeda untuk menyusui. (4) Jika anda mengalami kesulitan mengosongkan payudara, kompreslah dengan air hangat atau mandi air panas sebelum menyusui atau memompa. (5) Kenakan bra penyangga. (6) Jika menyusui dengan payudara yang terinfeksi terlalu menyakitkan atau jika bayi anda menolak untuk minum ASI dari payudara ini, cobalah memerah ASI dengan tangan atau menggunakan pompa ASI. 6. Tindakan pencegahan 1. Kosongkan payudara sepenuhnya saat menyusui. 2. Habiskan satu payudara sebelum memakan payudara lainnya. 3. Ganti payudara yang Anda gunakan pertama kali setiap kali. 4. Ubah posisi saat menyusui pada payudara yang lain. 5. Pastikan bayi Anda mengisap payudara dengan cara yang benar. 6. Jangan biarkan bayi Anda menggunakan payudara sebagai dot.