Rubella adalah kondisi kulit yang umum. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan: infeksi yang berkaitan dengan bakteri, virus (terutama virus vesikuler sederhana), bakteri enzimatik dan protozoa. Apabila seorang wanita hamil terinfeksi urtikaria, virus menginfeksi janin melalui plasenta. Oleh karena itu, penting bagi kesehatan janin bahwa wanita hamil mencegah tertular rubella. Tindakan pencegahan: 1. Sesuaikan pola makan Anda. Wanita hamil dengan alergi harus menyesuaikan pola makan mereka sejak bulan keempat kehamilan dan seterusnya, menghindari sebanyak mungkin makanan yang dapat dengan mudah memicu alergi dan makan lebih banyak makanan segar yang kaya protein seperti ikan, susu sapi, telur, kacang kedelai, daging dan sereal. 2. Membangun kebiasaan sehat yang baik. Hindari memelihara hewan peliharaan di rumah seperti kucing, anjing, burung, kelinci dan tikus. Hindari merokok dan terpapar asap rokok dan udara kotor, dan hindari penggunaan deterjen yang berlebihan. 3. Hindari mengiritasi kulit. Calon ibu harus mengurangi jumlah produk pembersih pada perut dan mengoleskan lotion pada pinggang dan perut setelah mandi, dan menghindari mengenakan pakaian yang pengap dan tidak bernapas. 4. Kurangi kontak dengan alergen. Cara utama untuk mencegah atau mengobati penyakit alergi adalah dengan mengurangi kemungkinan kontak dengan alergen. Karena alergi berkaitan erat dengan faktor keturunan, pencegahan harus dimulai dengan kehamilan; jika seorang wanita menginduksi alergi selama kehamilan, sistem kekebalan janin akan mengenali alergen dan mengembangkan memori tentangnya, dan jika bayi lahir dengan alergen yang sama, ia akan segera mengalami reaksi alergi.