Apakah tumor dapat diwariskan?

1. Apa yang dimaksud dengan tumor? Tumor, tidak seperti penyakit lainnya (misalnya peradangan, trauma, dll.), adalah jaringan baru yang terbentuk ketika sebagian sel jaringan tubuh bermutasi dan berkembang biak secara tidak normal karena penyebab tertentu. Biasanya, tumor diklasifikasikan menjadi tumor jinak dan ganas. Tumor jinak tidak dibahas karena sifatnya yang relatif jinak dan sering hidup berdampingan dengan tubuh tanpa menghasilkan perubahan fisiologis yang besar. Tumor ganas, yang terkenal karena proliferasi selnya yang sangat cepat dan tidak normal (ganas), serta sering kali bersifat invasif dan bermetastasis, menjadi pembunuh yang mengancam kesehatan. 2. Bagaimana tumor bisa terjadi? Inilah etiologi tumor, singkatnya, “mutasi genetik”! Mutasi tersebut meliputi: (1) aktivasi “proto-onkogen” (yaitu penghasil kanker), seperti iblis yang dilepaskan dari lampu; (2) inaktivasi “onkogen” (yaitu penekan kanker), seperti halnya firewall yang dinonaktifkan dan komputer yang diserang virus. (iii) Perubahan pada faktor-faktor tertentu, seperti telomerase, yang merupakan molekul pemberi sinyal penting dalam proses replikasi sel. Perubahan pada telomerase dapat menyebabkan perbedaan dalam proses replikasi DNA, mirip dengan bagaimana tinta dapat kehilangan warnanya ketika dicetak berulang kali. Faktor lingkungan: karsinogen lingkungan, misalnya, selalu mengingatkan orang akan “kanker paru-paru yang disebabkan oleh kabut asap”, dan sinar ultraviolet, seperti paparan sinar matahari yang menyebabkan melanoma ganas. Meskipun pernyataan-pernyataan ini tidak akurat, namun sangat membantu orang untuk memahaminya. 3. Apakah tumor dapat diwariskan? Karena disebutkan di atas bahwa tumor adalah mutasi genetik, dan kita tahu bahwa gen diturunkan dari generasi ke generasi, bukankah itu berarti tumor pasti diturunkan? Jawaban: Tidak, tentu saja tidak! Secara umum, sebagian besar tumor (lebih dari 90%) tidak diturunkan, dan sekitar 5% tumor diturunkan secara genetik. Mengapa sebagian besar tumor tidak diturunkan? Seperti yang kita semua tahu, faktor keturunan berarti “naga melahirkan naga, burung phoenix melahirkan burung phoenix, dan anak tikus suka membuat lubang”. Dalam dunia nyata, gen keturunan berasal dari sel germinal orang tua. Untuk pasien tumor, selama tumor tidak terjadi pada sel germinal (kejadian tumor pada sel germinal sangat rendah), maka sel germinal normal dan keturunan yang dikembangkan dari sel germinal normal tentu saja normal. ②Bagaimana kita memahami karakteristik genetik tumor? Sebelumnya diperkirakan bahwa tumor dapat disebabkan oleh kelainan kromosom, yang terkadang diturunkan kepada keturunannya, tetapi pewarisan semacam itu bukanlah pewarisan tumor secara langsung, melainkan kecenderungan genetik untuk menjadi lebih rentan. Apa yang disebut kerentanan genetik terhadap tumor mengacu pada fakta bahwa beberapa orang lebih sensitif terhadap rangsangan eksternal dan lebih rentan terhadap tumor dalam kondisi yang sama. Sebagai contoh, ketika fungsi kekebalan tubuh rendah, sel-sel yang bermutasi tidak dapat dihilangkan pada tahap awal, sehingga menyebabkan perkembangan tumor. Oleh karena itu, orang yang memiliki riwayat keluarga dengan tumor harus memperhatikan untuk menjaga kebiasaan gaya hidup sehat. ③Apa yang dimaksud dengan sindrom tumor herediter? Manifestasi paling nyata dari serangkaian penyakit yang terjadi akibat faktor genetik yang bekerja pada tumor adalah sindrom tumor herediter. Patologi sindrom tumor herediter merupakan hasil dari kelainan kromosom dan genetik, terutama autosom dan gen-gennya, yang meningkatkan kemungkinan berkembangnya tumor tertentu. Terdapat sindrom tumor herediter dominan autosomal, seperti retinoblastoma familial, dan sindrom tumor herediter resesif autosomal.