Tujuan: Untuk memahami kemanjuran jangka pendek dari fiksasi tendon ekstensi ibu jari dalam pengobatan bunion yang diinduksi secara medis Metode: Antara Maret 2008 dan Mei 2011, 35 pasien dengan bunion yang diinduksi secara medis dirawat di departemen kami. Empat pasien dirawat setelah osteotomi ludloff. Etiologi dari 35 pasien dianalisis dan ditemukan reseksi tulang yang berlebihan pada 15 pasien, koreksi berlebihan pada satu atau dua sudut intermetatarsal pada 9 pasien, koreksi berlebihan pada kedua sudut intermetatarsal dan falang pada 5 pasien, dan faktor jaringan lunak (pelepasan lateral yang berlebihan atau pengetatan medial atau keduanya) pada 6 pasien. Sendi metatarsophalangeal dan interphalangeal fleksibel pada 13 pasien; sendi metatarsophalangeal kaku pada 8 pasien, semi-kaku pada 14 pasien dan tidak fleksibel pada 10 pasien. Menurut etiologi, riwayat medis, pemeriksaan fisik, sinar-X dan keinginan pasien sendiri, setiap pasien menjalani fusi sendi interphalangeal, fusi sendi metatarsophalangeal, restorasi sudut intermetatarsal (reverse chevron osteotomy) dan prosedur osseus lainnya, serta pelepasan medial dan lateral sendi metatarsophalangeal. Evaluasi sistematis (skor AOFAS, survei kepuasan, analisis sinar-x yang menahan beban) dilakukan di klinik rawat jalan selama enam bulan dan satu tahun setelah pembedahan. Data yang diperoleh sebelum dan sesudah pembedahan dianalisis secara statistik (pasien dengan persendian metatarsophalangeal yang menyatu tidak diikutsertakan dalam penelitian ini) dengan menggunakan uji-t. HASIL: Semua pasien menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor AOFAS sendi bunion-metatarsophalangeal setelah operasi, dari rata-rata 35 poin sebelum operasi menjadi rata-rata 83 poin setelah operasi. Bunion dikoreksi, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan periode pra-operasi. Semua pasien menyatakan kepuasannya dengan penampilan bunion pasca-operasi. Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara data tindak lanjut (AOFAS, sudut intermetatarsal, sudut bunion) pada enam bulan pasca operasi dan satu tahun pasca operasi. KESIMPULAN: Fiksasi tendon dengan menggunakan tendon bunion sebagai prosedur tambahan untuk bunion yang diinduksi secara medis tidak hanya memberikan pemeliharaan deviasi bunion yang baik, tetapi juga mempertahankan fungsi otot ekstensor panjang.