1, faktor non-penyakit: Suhu tubuh bayi mudah dipengaruhi oleh lingkungan luar: suhu tinggi (sengatan panas), terlalu banyak pakaian, terlalu sedikit air, kehilangan air (berkeringat, diare), sirkulasi udara ruangan, sebelum dan sesudah berolahraga berat, dan lain-lain, seperti suntikan profilaksis juga dapat menyebabkan demam. 2, faktor penyakit: infeksi virus dan bakteri yang paling umum, seperti infeksi saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kemih. Selain demam, juga disertai dengan gejala berbagai sistem. Seperti infeksi saluran pernafasan, bisa berupa pilek, sakit tenggorokan, batuk; gastroenteritis bermanifestasi sebagai sakit perut, muntah, diare; pada infeksi saluran kemih dapat muncul sering buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, fenomena sakit pinggang. Gejala yang menyertai berbagai sistem pada bayi kecil tidak khas, mungkin hanya anoreksia, meludah, diare dan fenomena lainnya, sehingga semakin muda demam anak semakin penting untuk menemui dokter. Ada banyak penyakit lain yang menyebabkan demam, seperti demam yang berkepanjangan dapat dilihat pada beberapa penyakit kekebalan tubuh rematik, penyakit hematologi, tumor ganas dan sebagainya. Anda harus memperhatikan pola demam dan gejala yang menyertainya pada anak Anda, dan pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan dan pengobatan dini.