Pengobatan konservatif harus dipertimbangkan terlebih dahulu untuk trombosis vena pikun, dan pembedahan dapat dipertimbangkan jika efeknya tidak baik. 1. Pengobatan konservatif: Trombosis vena pada lansia terutama berfokus pada trombosis vena tungkai bawah. Mempertimbangkan tingkat toleransi lansia, umumnya dianjurkan untuk beristirahat di tempat tidur, mengangkat tungkai bawah yang terkena, membatasi aktivitas tungkai yang terkena, dan kemudian turun dari tempat tidur setelah rasa sakit berkurang, seperti yang direkomendasikan oleh dokter, untuk mencegah emboli paru. Terapi anti-koagulasi dan trombolitik juga harus dilakukan, dan obat yang umum digunakan termasuk heparin dan streptokinase. 2. Pembedahan: Namun, jika efek pengobatan konservatif seperti antikoagulan dan trombolisis tidak memuaskan, dan kondisinya semakin parah, maka pembedahan harus dipertimbangkan untuk mengangkat trombus. Perlu dicatat bahwa jika trombosis vena pada lansia tidak diobati secara aktif, mudah menyebabkan emboli paru dan komplikasi lainnya, yang berdampak serius pada kualitas hidup, sehingga disarankan untuk bekerja sama dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.