Air liur pada anak berusia 1 tahun

Pada umumnya, bayi berusia 1 tahun masih mengeluarkan air liur, mungkin disebabkan oleh sekresi kelenjar ludah, pada masa tumbuh gigi, atau stomatitis dan sebagainya. Perlu memeriksa situasi spesifik mulut bayi pada waktunya, dan kemudian membuat diagnosis yang relevan. Penyebab dan pengobatan umum 1, sekresi air liur: fungsi air liur bayi berusia 1 tahun relatif kuat, tetapi fungsi menelan relatif kurang berkembang dengan baik, sehingga dapat menyebabkan fenomena air liur yang meningkat dan meluap. Umumnya tidak memerlukan perawatan khusus, dapat memberikan makanan yang ringan, mudah dicerna, dan pelatihan fungsi mengunyah bayi yang tepat waktu; 2, tumbuh gigi: erupsi gigi, gusi akan terstimulasi dalam jumlah tertentu, mengakibatkan peningkatan air liur, umumnya fenomena normal, tidak perlu perawatan khusus; 3, stomatitis: terutama disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, mengakibatkan herpes mukosa mulut, bisul, atau kemerahan dan bengkak serta gejala lainnya, yang memicu peningkatan air liur oral, seperti Stomatitis herpes dan sariawan pada anak-anak. Umumnya dapat di bawah bimbingan dokter profesional, penggunaan larutan natrium bikarbonat untuk menyeka mulut bayi, pembersihan sisa makanan tepat waktu, memperhatikan kebersihan peralatan makan, desinfeksi, untuk menjaga kebersihan mulut; 4, hipotonia: jika bayi hipotonia, dan disertai dengan kelemahan otot mulut, juga dapat menyebabkan ketidaktertiban fungsi menelan dan disebabkan oleh peningkatan air liur, yang biasa ditemukan pada hipotiroidisme, cedera saraf tepi, dan sebagainya. Asam folat, vitamin B13, tablet natrium levotiroksin dapat digunakan sesuai resep dokter untuk mengobati hipotiroidisme. Tindakan Pencegahan Jika bayi berusia 1 tahun selalu mengeluarkan air liur, orang tua perlu memakaikan bib pada anak tepat waktu untuk menghindari eksim akibat air liur yang berlebihan dan infiltrasi jangka panjang pada kulit.