Cara menentukan mata juling bawaan

Leher miring kongenital umumnya terdiri dari empat jenis: pertama, leher miring mioklinal kongenital, leher miring mioklinal kongenital biasanya disebabkan oleh iskemia atau perdarahan pada otot sternokleidomastoid akibat cedera lahir atau persalinan yang terhambat saat melahirkan, yang mengakibatkan leher menjadi miring ke satu sisi, benjolan dapat terlihat pada otot sternokleidomastoid selama pemeriksaan fisik, wajah tidak rata, sisi wajah yang terkena pendek dan datar sedangkan sisi yang sehat panjang dan bulat, kedua mata dan kedua telinga tidak berada pada posisi yang sama. Pada kasus yang parah, vertebra servikalis bisa menonjol ke satu sisi, dan ini umum terjadi pada bayi berusia beberapa bulan atau pada remaja. Kedua, bony squint, yang sering disebabkan oleh kelainan bentuk bawaan seperti subluksasi atlantoaksial, subluksasi servikal dan fusi servikal. Ketiga, leher miring infektif, yang sering disebabkan oleh peradangan pada leher, seperti tonsilitis dan limfadenitis, dan biasanya didiagnosis berdasarkan riwayat medis. Keempat, juling visual, yang disebabkan oleh gangguan penglihatan, seperti kelainan refraksi atau kelumpuhan saraf mata, yang mengakibatkan kelainan bentuk leher yang menyipit saat melihat objek.