Gejala awal tumor sumsum tulang belakang bermanifestasi sebagai keterbatasan gerakan, disfungsi sfingter, nyeri neuropatik, mati rasa sensorik, dan sebagainya.
1. Pembatasan gerakan: orang yang menderita tumor sumsum tulang belakang biasanya merasa lemah pada anggota tubuh dan menunjukkan kelemahan yang progresif, artinya, mereka akan merasa semakin lemah dan semakin lemah dan semakin sulit untuk berjalan, dan gejala ini akan menjadi semakin serius dan sulit untuk dihilangkan, yang akan menyebabkan kelumpuhan pada kasus-kasus yang serius.
2. Disfungsi sfingter: pada penyakit tumor sumsum tulang belakang, akan terjadi kelainan buang air kecil dan besar pada tahap awal, seperti kesulitan buang air kecil dan buang air besar, bahkan inkontinensia urin pada kasus yang serius.
3. Nyeri neuropatik: tumor sumsum tulang belakang akan menekan saraf, yang sering menyebabkan peningkatan asimetri pada tungkai, dan sisi yang tertekan sering disertai dengan nyeri neuropatik, yang paling jelas terlihat pada malam hari, dan rasa sakitnya akan semakin parah dan tak tertahankan jika terjadi aktivitas mendadak seperti batuk, perubahan posisi, dan sebagainya.
4. Mati rasa: penderita tumor sumsum tulang belakang cenderung mengalami mati rasa, seperti kedinginan, penurunan rasa suhu, atau kehilangan rasa sentuhan.
Pasien dengan tumor sumsum tulang belakang harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu dan dirawat di bawah bimbingan dokter.