Rekomendasi suplementasi nutrisi setelah operasi plastik

I. Suplementasi nutrisi setelah operasi hidung 1. Makanlah buah-buahan yang mengandung gula dengan tepat setelah operasi hidung. Seperti: tebu, apel, pir, dan buah-buahan lainnya, yang terbaik adalah yang musiman. 2, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar setelah operasi hidung, karena sayuran dan buah-buahan kaya akan vitamin C, dan vitamin C dapat mempercepat penyembuhan luka. Kecuali daun bawang, cabe dan daun bawang, karena mudah menyebabkan infeksi, yang tidak kondusif untuk penyembuhan luka setelah operasi hidung. 3, makan lebih banyak susu, telur, daging tanpa lemak dan makanan yang mengandung protein lainnya, protein makanan dapat meningkatkan penyembuhan luka setelah operasi hidung, mengurangi kemungkinan infeksi. 4 . Makan lebih banyak daging, kecuali daging rusa, karena daging mengandung lemak. Karena kekurangan lipid akan menyebabkan cacat penyembuhan luka. Minyak ikan kaya akan asam lemak, yang memiliki efek anti-inflamasi dan bermanfaat untuk penyembuhan luka setelah operasi hidung II. 5. Minum lebih banyak air setelah menghilangkan keriput Penghapusan kerutan wajah adalah operasi kosmetik yang umum, efeknya jelas, tetapi tidak untuk selamanya. Makan tiga kali sehari secara ilmiah dan wajar setelah operasi dapat memperlambat proses penuaan. Diantaranya, minum air putih secara teratur sangat penting. 1, minum lebih banyak air memiliki efek pencahar, efek kosmetik, minum air dalam jumlah yang cukup setiap hari, secara efektif dapat menunda munculnya kerutan wajah. Aktivitas fisik ringan umum orang dewasa, air harian minimum 1200ml (sekitar 6 gelas); dalam suhu tinggi atau aktivitas fisik yang kuat, perlu ditingkatkan dengan tepat. 2, mungkin ingin makan beberapa makanan kaya kolagen yang sesuai, seperti trotters babi, kulit babi, kura-kura, cakar ayam, sayap ayam, kulit ayam, tendon kuku sapi, dll., yang komposisi struktural kolagen ikannya paling dekat dengan manusia. Kolagen memiliki efek melembabkan, menutrisi, mencerahkan, mengencangkan, anti-kerut, dan memperbaiki kulit. Ketiga, setelah sedot lemak, kita masih perlu “membatasi lemak” Setelah sedot lemak, jika asupan energi lebih besar dari konsumsi energi, volume sel lemak masih akan meningkat, dan akan terjadi kenaikan berat badan. Oleh karena itu, kontrol pola makan yang wajar setelah sedot lemak sangat penting untuk menjaga bentuk tubuh. 1, makanan kuantitatif yang teratur, tidak setiap saat menambahkan makanan setiap hari setidaknya pada waktu makan pagi, tengah dan sore hari, sebaiknya pada jam 10 pagi dan 4 sore di sekitar penambahan buah atau roti gandum yang sesuai. Dengan cara ini, meskipun jumlah makanannya sangat sedikit, tetapi membantu mengurangi rasa lapar. 2, jangan makan makanan ringan setelah makan malam, terutama makanan penutup, coklat dan makanan lainnya. 3, batasi asupan lemak Lemak yang terlihat seperti minyak hewani, minyak kacang tanah, minyak zaitun, kulit binatang (kulit ayam, kulit bebek) dan sebagainya mudah dikontrol, sedangkan lemak yang tidak terlihat, seperti telur, produk susu, kacang-kacangan, jeroan hewan dan sebagainya sering diabaikan. Sebagai contoh, 10 gram minyak = 15 kacang tanah = 30 biji melon = 2 kenari = 90 kkal.