Anemia ringan pada anak-anak

Anemia ringan pada anak-anak, yang disebut anemia ringan, umumnya di mana hemoglobin antara 120-90g/L. Gejala klinis kurang spesifik dan lebih sulit untuk didiagnosis dan dideteksi. Manifestasi umum 1. Penurunan aktivitas: anak-anak tidak seaktif sebelumnya, kurang aktif dari sebelumnya, dan mungkin mengalami kepanikan, sesak napas dan kesulitan bernapas setelah latihan lari atau melompat; 2. Kulit pucat dan selaput lendir: wajah pucat, bibir mulut dan dasar kuku tidak semerah sebelumnya; 3. Nafsu makan menurun: ada juga dampak tertentu pada sistem pencernaan, seperti pilih-pilih makan, anoreksia, dll. Menyebabkan asupan zat besi yang tidak mencukupi, yang dapat dengan mudah menyebabkan anemia defisiensi zat besi; 4. Anemia defisiensi besi: anak-anak tidak dapat makan dengan baik, dan tidak dapat bernapas dengan baik. Sistem kekebalan tubuh berkurang dan rentan terhadap infeksi saluran pernafasan atau penyakit infeksi saluran pencernaan. Pengobatan 1. Menghilangkan penyebabnya: Menghilangkan penyebab penyakit adalah kunci pengobatan. Meskipun suplementasi zat besi dapat meringankan penyakit ini, penyebabnya pada akhirnya akan kambuh kecuali jika dihilangkan. 2. Perawatan diet: Tambahkan makanan tambahan yang kaya zat besi dan memiliki tingkat penyerapan yang tinggi, seperti hati, daging tanpa lemak, ikan, dll. Perhatikan pola makan yang wajar. Memperbaiki kebiasaan makan yang buruk; 3. Terapi zat besi: Zat besi oral dapat digunakan sebagai garam zat besi bivalen seperti fero sulfat, fero fumarat, fero glukosa dan fero suksinat. Yang terbaik adalah meminumnya di antara waktu makan, sementara vitamin oral dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Setelah hemoglobin mencapai tingkat normal, suplemen zat besi harus dilanjutkan selama sekitar 2 bulan untuk mengisi kembali simpanan zat besi. Jika manifestasi seperti anemia terjadi, penting untuk mengunjungi rumah sakit untuk tes darah rutin untuk menilai apakah anak mengalami anemia ringan.