Apa yang dimaksud dengan tonus otot rendah?

  Myotonia adalah gaya yang dihasilkan oleh sel-sel otot yang saling menarik satu sama lain. Ketegangan otot dalam keadaan istirahat dan rileks disebut myotonia.  Hipotonia mengacu pada berkurangnya resistensi yang dihadapi oleh kelompok otot ketika melakukan aktivitas pasif ketika otot rileks, dan kurangnya perut otot yang buncit dan ketangguhan normal di dalam otot dan lembek. Presentasi klinis umumnya bervariasi tergantung pada lokasi kerusakan: pada kerusakan sel tanduk anterior sumsum tulang belakang, terdapat kelemahan otot, atrofi, dan tidak ada gangguan sensorik berdasarkan distribusi fase, dengan tremor serat otot. Pada kerusakan pada serabut proprioseptif dari korda posterior medula spinalis atau saraf perifer, kerusakan saraf perifer disertai kelemahan otot, atrofi, dan gangguan sensoris. Penyebab hipotonia juga terkait dengan penyakit serebelar, seperti pendarahan serebelar, degenerasi serebelar, penyumbatan cerebellar ridge, dan lesi okupasi serebelum. Gejala serupa dapat terjadi apabila tubuh kekurangan mikronutrien tertentu. Contohnya, apabila tubuh kekurangan kalsium, dapat terjadi kejang otot dan ketegangan, dan hipotonia juga dapat terjadi.  Oleh karena itu, ketika menganalisis penyebab hipotonia, dapat disimpulkan bahwa biasanya disebabkan oleh lesi saraf muskulokutan atau neuron motorik yang lebih rendah dari sumsum tulang belakang, dan bahwa lesi serebelar juga dapat menghasilkan tonus otot rendah yang tidak normal.