Selama kehamilan, seluruh tubuh menjadi lebih sensitif. Jika ada banyak masalah di mulut atau jika perawatan gigi diabaikan selama kehamilan, hal ini dapat memperparah masalah yang sudah ada atau memicu masalah baru. Hal ini tidak hanya akan membahayakan kesehatan ibu, tetapi juga mengancam keselamatan janin. (1) Selama kehamilan, estrogen tubuh meningkat dan sistem endokrin mengalami perubahan besar, sehingga mudah menyebabkan penyumbatan dan pembengkakan pada jaringan gusi serta melemahkan elastisitas pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pendarahan dengan sedikit kekuatan eksternal. (2) Kebutuhan vitamin selama kehamilan jauh lebih besar daripada sebelum hamil, jika ibu hamil tidak mengkonsumsi cukup vitamin, janin akan langsung menyerap cadangan vitamin ibu, sehingga kekurangan vitamin ibu akan menyebabkan perdarahan gusi. (3) Kebutuhan nutrisi selama kehamilan mendorong ibu hamil untuk makan lebih sering dan menyikat serta membilas gigi setiap kali selesai makan, sehingga meningkatkan kemungkinan pertumbuhan bakteri. (4) Ketika kalsium yang dibutuhkan untuk perkembangan tulang dan gigi janin tidak mencukupi, maka kalsium di dalam tulang dan gigi ibu hamil akan terlepas ke dalam darah, sehingga secara langsung merusak gigi. (1) Bakteri yang terdapat di dalam kantong periodontal dapat melepaskan endo dan ekso-racun yang dapat mempengaruhi fungsi plasenta melalui ibu, menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur. (2) Pembengkakan dan rasa sakit pada gusi serta kerusakan gigi yang semakin parah dapat mempengaruhi pencernaan dan penyerapan nutrisi oleh ibu hamil dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan janin. (3) Karena kuman periodontal dapat disebarkan melalui air liur, setelah bayi lahir, tindakan intim seperti ciuman dan menyusui oleh ibu dapat menularkan kuman tersebut kepada bayi. (1) Waktu perawatan tidak boleh salah. Perawatan konservatif yang sederhana seperti penambalan dan pemeriksaan gigi dapat dilakukan selama kehamilan selama kondisi fisik memungkinkan. Untuk prosedur perawatan gigi yang lebih kompleks, lebih baik dilakukan pada pertengahan kehamilan untuk menghindari keguguran dan malformasi pada trimester pertama, atau kelahiran prematur pada trimester kedua. (2) Kasus yang serius tidak boleh ditunda, jika wanita hamil mengalami pendarahan, kemerahan, bengkak, nyeri, atau bahkan demam saat giginya disentuh, dia harus datang ke rumah sakit tanpa memandang waktu. Biasanya dokter akan merawat gigi secara konservatif untuk meringankan gejala-gejala tersebut dengan cara yang tidak mempengaruhi kesehatan bayi atau ibu. (3) Prosedur yang perlu diketahui Prosedur perawatan gigi yang diberikan pada ibu hamil biasanya relatif sederhana, tidak ada rontgen yang akan dilakukan dan tidak ada antibiotik oral yang mempengaruhi kesehatan janin, dosis anestesi lokal yang disuntikkan juga rendah dan tidak akan menghambat perkembangan sistem saraf pusat janin. Oleh karena itu, keamanan janin dapat dijamin. (4) Perawatan gigi pasca operasi sangat penting Jangan berpikir bahwa Anda dapat beristirahat dengan tenang setelah perawatan gigi. Ibu hamil harus ingat untuk membersihkan mulut setelah makan atau muntah. Bagi mereka yang mengalami reaksi awal kehamilan yang berat, Anda dapat fokus membersihkan bagian depan mulut terlebih dahulu dan membersihkan area gigi belakang terakhir, sambil mengembuskan napas panjang secara perlahan, yang dapat mengurangi refleks mual dan muntah. Disarankan untuk mengembangkan kebiasaan yang baik untuk menggunakan benang gigi setiap hari atau bahkan setelah makan. Obat kumur harus digunakan di bawah pengawasan medis. (5) Pola makan adalah penting Ibu hamil harus berusaha menghindari makanan yang berbahaya bagi kesehatan gigi mereka, seperti kue, roti manis, permen, biskuit, minuman manis, dan makanan manis lainnya. Makanlah banyak sayuran dan buah-buahan, dan bahkan ganti camilan dengan buah-buahan, karena serat dalam buah-buahan dapat membantu membersihkan gigi Anda. Minum banyak susu dan kaldu tulang untuk membantu menyerap dan menambah kalsium serta meningkatkan kekuatan gigi Anda. Para ibu hamil yang terhormat, saya percaya bahwa setelah mengetahui hal-hal di atas, Anda akan dapat menghadapi masalah gigi dengan lebih mudah dan melindungi kesehatan Anda dan bayi Anda dengan lebih baik!