Tidak ada orang tua yang tidak menginginkan yang terbaik untuk anak mereka, tetapi terkadang niat baik dapat berujung pada hal yang buruk. Bayi di bawah usia satu tahun berada pada tahap penting dalam perkembangan fisik dan mental mereka dan membutuhkan perhatian yang cermat dari orang tua mereka. Namun, beberapa praktik pengasuhan yang paling populer mungkin berbahaya bagi bayi Anda. Saatnya mengatakan tidak pada kesalahpahaman lama Mitos 1, anak-anak harus mengenakan lebih banyak pakaian, jangan membeku Banyak orang tua khawatir anak-anak mereka akan membeku, segera setelah suhu turun, anak dibungkus seperti pangsit, tetapi tidak tahu bahwa mengenakan lebih banyak pakaian juga akan merusak kesehatan anak. Metabolisme anak-anak sudah lebih tinggi daripada orang dewasa, jadi jika mereka mengenakan terlalu banyak pakaian, mereka tidak akan dapat menghilangkan panas tubuh mereka. Dalam kasus yang serius, mereka dapat menderita demam tinggi, dehidrasi, kekurangan oksigen, koma, dan bahkan penyakit yang mengancam jiwa. Pendekatan yang benar: Untuk bayi di bawah satu tahun, lebih baik memakai satu lebih banyak (ketebalan rata-rata) daripada orang dewasa. Kesalahpahaman 2, bayi bulan purnama, harus mencukur kepala bulan purnama mencukur kepala, adalah kebiasaan di banyak tempat, berpikir agar anak akan tumbuh dengan rambut hitam tebal yang cerah. Namun, sebenarnya tidak demikian. Siklus pertumbuhan rambut umumnya 2 hingga 5 tahun, dan kemudian memasuki fase istirahat di mana rambut secara bertahap menyusut dan rontok. Jika Anda mencukur kepala Anda pada saat cukup bulan, meskipun menghasilkan rambut yang lebih tebal, rambut tersebut akan rontok secara alami pada usia tiga atau lima tahun dan tidak akan berpengaruh pada rambut dewasa Anda. Selain itu, bayi memiliki kulit yang tipis dan lembut yang sensitif terhadap iritasi akibat pencukuran dan rentan terhadap kemerahan lokal setelah pencukuran. Bayi cukup bulan juga cenderung sulit untuk bekerja sama dengan tenang saat dicukur dan dapat dengan mudah terluka jika menggeliat dan meronta-ronta. Hal yang benar untuk dilakukan: Jika Anda tidak berencana untuk memanjangkan rambut bayi Anda, belilah alat cukur rambut yang aman untuk anak. Mitos 3, bantal bayi bulan purnama Di bulan purnama ada kebiasaan para tetua memberikan boneka kepala harimau kepada boneka tersebut, yang berarti memberkati anak tersebut dengan keberuntungan dan keselamatan. Bantal kepala harimau memang bagus, tetapi tidak terlalu berguna, karena bayi tidak membutuhkan bantal sama sekali. Bayi berusia 3 bulan, tulang belakangnya belum berkembang dengan baik. Pada saat ini, baik berbaring datar atau berbaring miring, kepala dan tubuhnya berada pada level yang sama, sehingga ia tidak membutuhkan bantal, tetapi akan merasa tidak nyaman dengan bantal. Pendekatan yang benar: di bawah 3 bulan, Anda tidak perlu memberikan bantal pada bayi Anda; setelah 3 bulan, belilah bantal yang cocok dan aman untuk bayi Anda. Mitos 4: Biarkan bayi Anda belajar berenang sejak dini Banyak orang tua yang mampu melakukannya membawa anak-anak mereka ke kolam renang dalam waktu beberapa bulan setelah kelahiran, yang tampaknya merupakan ‘pendekatan ilmiah untuk mengasuh anak’. Anak-anak pada usia ini tidak dapat memperoleh keterampilan berenang yang diperlukan dan teknik bertahan hidup di air, dan sama sekali tidak memiliki kemampuan atau kesadaran untuk menyelamatkan diri mereka sendiri di dalam air. Selain itu, cincin renang yang dipasang oleh banyak orang tua di leher bayi mereka sebenarnya sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan pada sendi leher bayi dan bahkan menekan trakea, sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. Pendekatan yang tepat: Jadilah orang tua yang rasional dan menolak untuk mengikuti tren membiarkan bayi Anda berenang secara membabi buta. Di Cina, lebih dari 80% orang tua mulai memasukkan bayi mereka ke dalam toilet saat mereka berusia 2 hingga 3 bulan. Selain itu, banyak orang tua cenderung memaksa bayi mereka untuk pergi ke toilet secara berkala, yang dapat menyebabkan tekanan psikologis pada bayi. Ada banyak penelitian yang mengatakan bahwa buang air besar harus diserahkan kepada anak. Ketika buang air besar dilatih antara usia 1,5 dan 2 tahun, anak-anak sudah siap secara fisik dan mental, mereka belajar dengan cepat dan orang tua menghemat waktu dan tenaga. Pendekatan yang tepat: Gunakan popok atau popok hingga usia 1,5 tahun jika memungkinkan. Buang air besar bukannya tidak bisa dilakukan sama sekali, tetapi tidak boleh dipaksakan atau dipaksakan pada anak. Jika Anda memilih untuk melakukannya, perhatikan tanda-tanda buang air besar (misalnya menggeliat, menangis). Selain itu, meskipun anak-anak masih kecil, mereka perlu dijaga privasinya dan tidak boleh buang air besar di depan umum. Mitos 6: Anak Anda botak dan membutuhkan suplemen kalsium Beberapa anak kehilangan semua rambut di bagian belakang kepala mereka dalam beberapa bulan setelah lahir. Faktanya, kebotakan di bagian belakang kepala adalah fenomena fisiologis yang disebabkan oleh pergantian rambut anak, bukan penyakit, dan tidak ada hubungannya dengan kekurangan kalsium. Sebelum usia satu tahun, ASI dan susu formula pada dasarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium anak (bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah adalah cerita yang berbeda). Pendekatan yang benar: Tidak ada suplemen kalsium tambahan yang diperlukan sampai tahun pertama kehidupan. Setelah lahir, ada baiknya mengonsumsi 400 IU vitamin D setiap hari, karena dapat membantu penyerapan kalsium. Mitos 7: Menambahkan garam pada MPASI Pepatah populer yang mengatakan bahwa “anak-anak akan kehilangan energi jika mereka tidak makan garam” adalah rumor yang mengkhawatirkan. Bayi berusia 6-12 bulan membutuhkan 350 mg natrium per hari, yang sudah lebih dari cukup dalam susu dan makanan pendamping lainnya. Bayi sangat mudah menerima makanan tawar dan tidak merasa hambar tanpa bumbu. Sebaliknya, konsumsi garam sejak dini dapat menyebabkan bayi menolak makanan tawar dan memengaruhi kebiasaan makan mereka di masa dewasa. Kita juga memiliki insiden hipertensi yang tinggi pada orang dewasa karena asupan garam yang tinggi. Untuk mengurangi asupan garam di kemudian hari, yang terbaik adalah mulai mengendalikannya sejak bayi dan anak usia dini. Benar: Menurut rekomendasi dari Pedoman Diet untuk Penduduk Tionghoa, tidak ada tambahan garam yang diperlukan untuk bayi hingga usia 1 tahun. Mitos 8: Menggunakan alat bantu jalan untuk membantu anak Anda belajar berjalan Tidak hanya alat bantu jalan tidak membantu anak Anda belajar berjalan, tetapi juga sangat berbahaya bagi keselamatannya. Dengan alat bantu jalan, berat badan anak terkonsentrasi pada pinggulnya dan kakinya tidak mendorong, seolah-olah mereka ‘berjalan’ dengan berjinjit. Hal ini tidak hanya menghambat anak untuk belajar berjalan, tetapi juga mempengaruhi perkembangan kekuatan kaki mereka. AAP telah melaporkan kecelakaan keselamatan anak seperti terjatuh dari tangga, luka bakar, dan tenggelam yang disebabkan oleh alat bantu jalan. Orang tua seharusnya tidak menghabiskan uang untuk produk yang murah dan berbahaya. Lakukan dengan benar: Bantu anak Anda belajar berjalan secara bertahap. Ketika ia mulai mencoba berdiri, Anda dapat menggunakan bangku kecil atau kotak yang kokoh untuk membantunya berlatih; ketika ia ingin melangkah, Anda dapat memberinya kotak beroda untuk berpegangan secara perlahan. Ingatlah untuk selalu mendampingi orang tua untuk mengawasi. Mitos 9: Mencabut kotoran telinga bayi Anda Banyak orang tua yang melihat kotoran telinga di telinga bayi mereka dan merasa bahwa itu tidak bersih dan selalu ingin mencabutnya. Faktanya, kotoran telinga yang normal adalah sesuatu yang tidak hanya tidak mempengaruhi kesehatan telinga, tetapi juga membantu mengisolasi mikroorganisme dan serangga kecil. Selain itu, kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya dari lubang telinga, jadi para orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Jangan mencoba memperbaikinya sendiri dengan alat seperti pengorek telinga, karena hal ini dapat berakibat serius jika Anda merusak saluran telinga bayi Anda. Hal yang benar untuk dilakukan: Jika kotoran telinga tidak membuat bayi Anda tidak nyaman atau memengaruhi pendengarannya, tidak perlu diatasi. Namun, jika bayi Anda merasa tidak nyaman karena terlalu banyak kotoran telinga, seperti menarik-narik telinga sepanjang waktu, serahkan pada dokter. Mitos 10: Kaki bayi Anda akan lurus jika Anda mengikatnya. Untuk memberikan kaki lurus yang membuat iri bayi Anda saat ia besar nanti, orang-orang telah menemukan banyak cara untuk melakukan hal ini, yang paling populer adalah mengikat kakinya. Ini adalah kesalahpahaman yang besar! Sebelum usia 8 tahun, sebagian besar anak memiliki kaki berbentuk O atau X, yang merupakan bagian normal dari perkembangan mereka. Seiring bertambahnya usia anak Anda, mereka akan secara alami meluruskan kakinya. Pengikat kaki tidak hanya tidak akan meluruskan kaki, tetapi juga dapat menyebabkan dislokasi pinggul, dan tekanan yang terlalu lama dari tali pengikat dapat menyebabkan dermatitis dan infeksi patah tulang. Hal yang tepat untuk dilakukan: Jangan khawatir, biarkan saja sampai anak Anda berusia 8 tahun.