Menurut penelitian luar negeri terbaru mengatakan, menyikat gigi yang tidak menyeluruh selain dapat menyebabkan bau mulut dan radang gusi, karies, gigi goyah dan hilangnya penyakit gigi, tetapi juga dapat menyebabkan akan menderita beberapa penyakit lain, apa saja sebenarnya yang akan terkena penyakit apa saja, yuk kita lihat! 1, bronkitis. Journal of Periodontology menerbitkan sebuah studi baru yang menemukan bahwa infeksi pernapasan berhubungan dengan penyakit gigi. Orang dengan riwayat penyakit pernapasan seperti bronkitis memiliki masalah gigi yang lebih buruk. 2, Diabetes. Penyakit gigi dapat memperparah diabetes tipe 2. Peneliti University of Edinburgh menganalisis hasil dari tujuh penelitian terkait dan menemukan bahwa mengobati penyakit gigi dan mengurangi radang gusi dapat membantu mengurangi risiko komplikasi diabetes seperti penyakit mata. 3. Kesulitan untuk hamil. Peneliti Australia menemukan bahwa bakteri yang menyebabkan penyakit gigi juga dapat memicu peradangan pada dinding rahim, yang menyebabkan kehamilan terlambat setidaknya dua bulan. Penyakit gigi juga sangat terkait dengan persalinan prematur dan keguguran. 4, Disfungsi ereksi. Sebuah penelitian baru di India yang melibatkan 70 pria yang diterbitkan dalam Journal of Periodontology menemukan bahwa semakin tidak sehat gigi pria, semakin buruk disfungsi ereksi (DE). Mereka percaya bahwa penyakit gigi menyebabkan penurunan oksida nitrat, yang penting untuk transmisi oksigen dalam darah, sehingga menyebabkan kurangnya suplai darah ke penis, yang mengarah ke DE. 5. Penyakit Alzheimer. Penyakit gigi meningkatkan risiko penyakit Alzheimer. Para peneliti Universitas Columbia yang menyelidiki manula di atas usia 60 tahun menemukan bahwa partisipan dengan penyakit gigi atau kehilangan gigi lebih cenderung memiliki masalah memori. 6, radang sendi. Studi terbaru di Jerman menemukan bahwa pasien rheumatoid arthritis yang memiliki penyakit gigi memiliki kemungkinan 8 kali lipat lebih besar daripada orang sehat. Penyakit periodontal, radang gusi dan penyakit mulut lainnya serta radang sendi tampaknya tidak relevan, tetapi sebenarnya kedua penyakit tersebut memiliki korelasi intrinsik.