Tumor ganas yang umum terjadi pada otorhinolaringologi, bedah kepala dan leher meliputi: 1. Karsinoma nasofaring: tumor ganas pada nasofaring, dengan angka kejadian yang tinggi di provinsi Guangdong, Guangxi, Hunan, dan Fujian di Cina, dengan hubungan yang jelas dengan faktor genetik. Gejala awal meliputi: aspirasi hidung berdarah, sakit kepala, otitis media sekretorik, dll. Lokasi nasofaring tersembunyi dan tumor tidak mudah dideteksi pada tahap awal, sehingga memahami gejala awal kanker nasofaring adalah kunci untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan dini. Endoskopi dan biopsi dapat mendeteksi dan mendiagnosis kanker nasofaring secara dini. 2 . Kanker laring: tumor ganas pada laring, sebagian besar terjadi pada pita suara. Perokok jangka panjang, konsumsi alkohol, hidup dalam polusi udara dalam waktu yang lama, dan pekerja rentan terhadapnya. Kanker laring dan tumor ganas lainnya pada sistem pernapasan, seperti kanker paru-paru, sedang meningkat di Cina, terutama karena meningkatnya polusi dan peningkatan jumlah perokok. Perokok pasif juga dapat menyebabkan kanker laring, dan merokok serta konsumsi alkohol dapat melipatgandakan kejadian kanker laring. Sebagian besar kanker laring muncul lebih awal dengan suara serak, yang mudah didiagnosis, dan pembedahan dini tidak terlalu ekstensif dan memiliki hasil yang baik. Kanker laring yang muncul lebih awal, namun mudah diabaikan oleh pasien dan tidak ditangani secara serius. Bila tumornya sangat besar sehingga mempengaruhi pernapasan, laring mungkin perlu diangkat untuk memastikan hasil pembedahan. Endoskopi adalah cara terbaik untuk mendeteksi kanker laring pada tahap awal. 3. Kanker tiroid: Kanker ini merupakan tumor ganas pada kelenjar tiroid. Beberapa tumor ganas bersifat jinak sebelum menjadi ganas dan hanya tumbuh secara perlahan, sehingga mudah terabaikan oleh pasien.