Bracket lekat sendiri adalah teknik ortodontik yang sedang berkembang dalam profesi ortodontik dalam beberapa tahun terakhir. Bracket self-ligating dapat meningkatkan efisiensi perawatan, memungkinkan pasien untuk melakukan kunjungan tindak lanjut yang lebih sedikit dan interval yang lebih lama antara kunjungan tindak lanjut, sehingga memperpendek siklus perawatan secara keseluruhan. Ada beberapa fitur khusus: 1. Penggunaan kawat gigi self-ligating menghilangkan kebutuhan akan penambahan kekuatan yang menyakitkan karena dapat bebas dari pengikat. Pasien menerima waktu operasi yang lebih singkat di kursi gigi, yang mudah dioperasikan dan mengurangi rasa sakit pasien. Respon rasa sakit setelah aligner dipasang dan setelah setiap kunjungan tindak lanjut dengan gaya sangat ringan dan jauh lebih sedikit daripada respon rasa sakit dari aligner tradisional. Hal ini memungkinkan periode tindak lanjut yang lebih lama, yang berarti reaksi yang lebih sedikit. 2. Pasien dapat melihat efek perawatan dalam waktu sesingkat mungkin. Bagi praktisi, penggunaan braket ligasi mandiri sangat sederhana dan tidak merepotkan, menghemat penggunaan kursi dan waktu operasi. Waktu yang dibutuhkan untuk mengganti kawat lengkung kira-kira kurang dari 3 menit per kunjungan dan tidak perlu mengganti cincin pengikat, sehingga sangat menghemat waktu untuk kunjungan lanjutan. Waktu yang dihemat kemudian dapat digunakan untuk melihat lebih banyak pasien atau mengurangi beban kerja dokter. Dokter kemudian dapat memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada metode dan alat perawatan. 3. Penggunaan braket self-ligating juga memungkinkan penggunaan kawat lengkung yang lebih sedikit untuk mencapai efek perawatan yang diinginkan. Terutama pada tahap awal perawatan, pasien dapat dengan cepat melihat hasil perawatan yang signifikan karena gesekan yang terjadi menjadi rendah dan gigi bergerak dengan cepat. 4. Ukuran yang lebih kecil dari braket lepasan sendiri kondusif untuk kenyamanan dan pemeliharaan kebersihan mulut. Saat ini, kehidupan serba cepat dan pasien, baik orang dewasa maupun anak-anak, ingin melakukan kunjungan tindak lanjut sesedikit mungkin. Faktanya, orang tua dari anak-anak adalah orang-orang yang harus mengambil cuti kerja untuk menghadiri janji temu tindak lanjut, yang merupakan kehilangan waktu yang sangat besar. Jika jumlah janji temu tindak lanjut dikurangi 12 kali dengan kurung pengikat sendiri, ini setara dengan 6 hari cuti penuh untuk pasien. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa interval tindak lanjut untuk kurung tradisional adalah 26,6 hari, sedangkan untuk kurung self-ligating adalah 37,6 hari. Karena braket self-ligating bebas ligasi, maka total waktu perawatan dapat dikurangi 1 hingga 4 bulan. Inilah yang membuat braket self-ligating begitu menarik. Karena banyak keuntungan dari bracket self-ligating, gigi bergerak lebih cepat. Pasien kagum dengan betapa cepatnya gigi bergerak dan hal ini baik bagi dokter gigi untuk membangun kepercayaan dan kerja sama pasien. Bracket self-ligating 2-4 kali lebih mahal daripada bracket tradisional, dan ada beberapa situasi yang tidak terjadi pada bracket tradisional, sehingga dokter gigi harus terus mempelajari ide dan teknik baru. Kami percaya bahwa teknologi ini dapat memberikan kenikmatan yang lebih bagi sebagian besar pasien dengan gigi yang tidak rata.