Obesitas adalah salah satu faktor risiko tinggi untuk memicu perlemakan hati, dan tidak semua orang yang mengalami obesitas mengalami perlemakan hati.
Obesitas atau peningkatan berat badan secara tiba-tiba dalam waktu singkat, yang mengakibatkan penimbunan lemak yang berlebihan di dalam hati, dapat memicu perlemakan hati. Selain obesitas, konsumsi alkohol dalam jangka panjang, diabetes melitus, hipertiroidisme, dan penggunaan metotreksat adalah faktor risiko tinggi untuk perlemakan hati.
Dianjurkan untuk menjaga berat badan yang wajar, makan makanan yang ringan, dan secara aktif berpartisipasi dalam latihan fisik. Jika berat badan meningkat tajam dalam waktu singkat, Anda harus mencari pemeriksaan medis sesegera mungkin untuk mencegah terjadinya perlemakan hati; pasien dengan perlemakan hati juga harus secara aktif mencari perawatan medis di bawah bimbingan dokter profesional sesegera mungkin.