Pengobatan nyeri tumit

  Nyeri tumit, juga dikenal sebagai achalasia, adalah nyeri pada sisi tumit-plantar yang disebabkan oleh sejumlah gangguan kronis. Nyeri tumit dapat dibagi berdasarkan lokasi menjadi nyeri tumit-plantar dan nyeri tumit posterior. Yang pertama sering disebabkan oleh tendonitis metatarsal, pecahnya tendon metatarsal, peradangan bantalan lemak tumit, tumit memacu, osteochondritis tumit, dan patah tulang tumit, sedangkan yang kedua sering disebabkan oleh tendonitis Achilles dan bursitis Achilles.  Penanganan nyeri achilles umumnya tanpa pembedahan.  Perawatan simtomatik meliputi pemakaian sepatu bersol lembut, mengurangi beban berat, menerapkan panas pada kaki dan fisioterapi.  2, nyeri tumit rheumatoid atau rheumatoid setelah penyakit usus harus secara rutin diobati dengan obat anti-rematik, tumit empuk, dan bantalan tumit pada sepatu. Jika perlu, segel lokal (penutupan titik nyeri) dapat digunakan untuk meredakan nyeri. Jika penanganan konservatif tidak efektif, maka, pembedahan untuk mengangkat taji tulang yang membesar dapat dilakukan.  3. Pengobatan simtomatik nyeri tumit pada lansia harus didasarkan pada pemakaian sepatu dengan tumit yang miring dan sol yang lembut dengan bantalan tumit. Pasien harus mengurangi berat badan mereka. Terapkan panas lokal dan fisioterapi. Terapi injeksi lokal jika perlu, seminggu sekali selama 3-4 minggu, atau menggunakan terapi akupunktur jarum perak. Jika hal ini tidak berhasil, maka dapat dilakukan perawatan bedah. Perawatan bedah meliputi pengupasan fasia jari kaki, reseksi bursal, pengeboran tumit dan neurektomi.  Perawatan non-bedah biasanya digunakan untuk meredakan gejala setelah jangka waktu tertentu.