Vaksin ensefalitis B melindungi dari epidemi ensefalitis B. Dosis pertama diberikan pada usia 8 bulan dan dosis selanjutnya diberikan pada usia 2 tahun untuk imunisasi booster. Ensefalitis B adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus ensefalitis B, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan terutama menyerang sistem saraf pusat tubuh manusia. Gejala utama dari BSE meliputi demam tinggi, sakit kepala, muntah, kehilangan nafsu makan, peningkatan tekanan intrakranial, gangguan mental, keterbelakangan mental, gangguan kesadaran atau kebingungan, dan pada kasus yang parah, koma atau bahkan kematian. Vaksinasi BSE akan membantu tubuh untuk mengembangkan kekebalan yang cukup sehingga setelah terinfeksi virus BSE, tubuh akan segera memproduksi antibodi untuk melawan virus dan menghindari timbulnya penyakit. Reaksi yang merugikan terhadap vaksinasi BSE jarang terjadi, terutama bermanifestasi sebagai demam sementara atau kemerahan, bengkak dan nyeri di tempat vaksinasi, dan biasanya tidak memerlukan perawatan khusus. Jika demam berlanjut, kunjungan ke rumah sakit disarankan untuk konsultasi dan perawatan.