Seiring dengan meningkatnya standar hidup masyarakat, makan ikan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama di daerah pesisir yang memiliki produk ikan yang melimpah. Makan lebih banyak ikan secara alami meningkatkan kemungkinan tersangkutnya duri ikan di mulut Anda. Kebanyakan orang yang pernah mengalami tertusuk ikan tidak akan pernah melupakan rasa sakit yang ditimbulkannya, pertama-tama rasa sakit di tempat tertusuknya ikan dan kemudian kesulitan untuk menelan. Gejala-gejala ini sering kali sangat bervariasi, tergantung pada ketebalan, panjang, kekerasan, dan lokasi cedera. Secara umum, duri ikan yang tebal, panjang, dan keras menyebabkan lebih banyak kerusakan dan rasa sakit yang lebih besar, sedangkan yang sebaliknya tidak terlalu menyakitkan. Anatomi saluran pencernaan manusia sedemikian rupa sehingga beberapa area paling rentan terhadap benda asing, dan jika kita beralih dari dangkal ke dalam, ini adalah amandel, akar lidah, epiglotis, fosa berbentuk buah pir, dan pintu masuk ke kerongkongan, untuk menyebutkan beberapa di antaranya. Pembaca yang bijak akan memahami bahwa semakin dangkal benda asing, semakin mudah untuk melihatnya dan semakin mudah untuk mengeluarkannya. Jika tidak, maka akan membutuhkan banyak usaha. Tidak jarang kita menjumpai pasien yang tidak mencari pertolongan medis untuk mendapatkan bantuan medis karena tertusuk duri ikan, tetapi mencoba menelannya, atau mencoba mengeluarkannya dengan nasi atau sayuran jika tidak bisa menelannya. Memang benar bahwa pendekatan ini sebagian besar berhasil untuk duri yang kecil, tetapi untuk duri yang besar dan tebal, hal ini dapat berakibat fatal. Penting untuk ditekankan bahwa dinding kerongkongan yang tipis, yang tebalnya hanya 3-4mm, mudah sekali berlubang dan stenosis kedua adalah tempat lengkung aorta melintang, dan duri ikan yang tajam (atau benda asing lainnya) yang menusuk kerongkongan pada area ini kemungkinan besar akan menusuk aorta. Meskipun hal ini mungkin terdengar mengkhawatirkan, namun ada pelajaran yang dapat dipetik dari darah. Sangatlah bermanfaat untuk memahami hal di atas sebagai tindakan pencegahan.