Kepanikan saat tidak bisa tidur nyenyak dapat disebabkan oleh faktor pola makan, gangguan otonom, dan gabungan penyakit jantung.
1. Faktor pola makan: beberapa orang minum teh kental, kopi, minuman beralkohol sebelum tidur, yang akan mempengaruhi tidur normal di malam hari, minuman ini dapat menyebabkan eksitasi simpatik, sehingga mengakibatkan detak jantung berdetak cepat gejala panik.
2. Gangguan otonom: kurang tidur juga dikenal sebagai insomnia, insomnia akan mengganggu sistem saraf otonom, merangsang sistem saraf otonom sehingga menyebabkan eksitasi saraf simpatik, akan terjadi serangan panik.
3. Kombinasi penyakit jantung: tidur tidak nyenyak karena panik, mungkin terjadi pada pasien dengan insomnia dan kombinasi penyakit jantung, seperti takikardia supraventrikular paroksismal, penyakit arteri koroner dan sebagainya.
Biasanya untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang baik, sering tidur nyenyak, dan gejala panik, pergi ke rumah sakit untuk memeriksa penyebabnya dan kemudian pengobatan yang ditargetkan.